Thursday, December 31, 2015

#2016resolution

Tidak terasa ya beberapa jam lagi sudah 2016, padahal banyak sekali resolusi 2015 saya yang belum tercapai. Tapi bukan berarti tahun 2015 saya gagal lho, banyak juga hal baik yang terjadi pada saya. Saya juga memulai banyak hal di tahun ini. Saya mulai blogging lagi September atau Oktober kemarin. Saya mulai membuat onlineshop yang menjual produk kecantikan pertengahan 2015 juga. Lalu saya juga merintis bisnis pakaian bayi secara online di instagram @diva.denimforbaby (mampir-mampir ya!) meskipun belum berkembang. Saya juga memutuskan satu hal besar di tahun 2015 ini.

Oiya, balik lagi ke judul. Kali ini saya mau berbagi resolusi 2016 saya, kalau beneran sukses Alhamdulillah, kalau ada yang terinspirasi wasyukurillah. Berkaca dari pengalaman tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya yang resolusi saya berakhir sebagai catatan saja, saya tidak akan muluk-muluk kali ini. Saya hanya akan menjadi lebih rajin. Itu saja. Lebih rajin nulis di blog, lebih rajin review beauty products, lebih rajin promo onlineshop. Pokoknya harus lebih rajin !

Rajin itu kunci sukses lho. Seorang bff saya yang sering banget saya sebut namanya di beberapa postingan, yang sekarang sudah mulai sukses, dia itu rajinnya nggak ketulungan dari dulu. Sampai sekarang juga masih rajin banget menceramahi saya supaya lebih rajin. Hahaha.. She knows me so well. Dan saya berhutang banyak motivasi pada sahabat saya itu. Love her to the moon and back pokoknya.

Well, ada yang punya resolusi tahun baru yang berbeda ? Saya seneng banget lho kalau ada yang mau berbagi di sini.

Tuesday, November 24, 2015

PERFECT BRUSH SET FOR BEAUTY NEWBIE


I bought them at Sociolla . Beauty Story brush set ini harga aslinya Rp. 230.000,- tapi saya punya voucher Rp. 100.000,- jadi cuma bayar setengah harga lebih dikit. Hihihi... Brushnya lembut dan ujungnya berwarna cokelat jadi nggak kelihatan jelek kalau habis dipakai. Ukuran tangkainya pas dan ergonomis jadi lebih mudah digunakan. Brush set ini juga dilengkapi tempat penyimpanan berupa pouch berkancing warna soft pink. 



Brush set ini terdiri dari 7 pieces brush :
1. Face powder brush, untuk apply bedak tabur dan multifungsi untuk blush on juga.
2. Foundation brush, biasanya saya pakai untuk BB cream supaya coveragenya lebih rapi dan tangan nggak kotor.
3. Blender brush, saya pakai untuk membaurkan eye shadow supaya warnanya jadi cantik.
4. Eye shader brush, untuk memulas eye shadow.
5. Small angle brush, untuk membuat cat eye atau winged eyeliner.
6. Lip brush, untuk memulas lipstik.
7. Pencil brush, yang ini kuasnya keras dan belum pernah saya coba, bingung juga untuk apa.

Dengan set yang cukup lengkap brush set ini sangat pas untuk beauty newbie yang baru belajar atau untuk expert yang memang suka koleksi beauty tools cantik-cantik. Bagi para newbie tidak perlu bingung karena di setiap tangkai brush ada tulisan nama brushnya.



Tuesday, November 10, 2015

INGAT MATI

Serem ya judulnya ?

Beberapa waktu yang lalu saya habis melayat di rumah seorang kerabat ; adik laki-laki dari adik ipar perempuannya nenek saya yang meninggal. Pelayatnya banyak sekali. Puluhan mobil dan ratusan sepeda motor datang dan pergi memenuhi area parkir di sepanjang jalan sekitaran rumah duka. Jangan ditanya jumlah pelayatnya, saya nggak sempat ngitung !
Kata orang-orang tua, kalau seseorang semasa hidupnya baik nanti waktu meninggal banyak yang melayat, yang berarti banyak yang menyolatkan, banyak juga yang mendoakan. Kalau banyak yang mendoakan 'kan (katanya) akan diringankan siksa kuburnya (katanya lho ya, saya nggak berani jamin. Karena ada kepercayaan bahwa doa si hidup tidak akan sampai pada si mati) . Tidak peduli seseorang itu terkenal, atau orang kaya, atau orang miskin, kalau seseorang itu baik pada sesama, tetap akan dikenang jasanya.

Waktu melayat itu, saya ajak #batitanyamomma. Namanya juga emak-emak, kemanamana tetep buntutnya dibawa. Di rumah duka itu agak rewel dia, minta gendong terus sambil nunjuk-nunjuk ke salah satu tempat. Saya ikutin lah kemauannya, saya gendong ke tempat yang dia tunjuk. Eh,, ternyata.... jadi merinding saya. Di situ tempat jenazah disemayamkan. Hiiii.... (katanya anak kecil bisa lihat yang kita nggak bisa lihat lho).
Tapi ini bukan cerita horor. Habis itu saya ajak Uprin ke tempat lain berkumpul bersama pelayat lainnya untuk baca tahlil dan berdoa (Uprin ikut menengadahkan tangan dan bilang "amin amiiinnn").

Sampai di rumah saya teringat ingat terus soal melayat itu. Bagaimana kalau saya yang terbujur kaku ? Seberapa banyak yang datang melayat dan berdoa dan menyolatkan saya ? Lalu setelah itu bagaimana ? Apakah ruh saya melayang-layang di sekitar rumah ? Atau sudah dibawa malaikat untuk ditanyai ? Kalau ditanyai nanti apakah saya bisa lancar menjawab ? Siapa Tuhanku, siapa nabiku, atau pertanyaan lainnya yang kedengarannya mudah. Bagaimana kalau saya menjawab terbata-bata atau malah tidak bisa menjawab ? Bagaimana kalau nanti saya masuk neraka ? Ih... ngeri sekali.

Selama ini saya tidak banyak berpikir tentang kematian. Well, saya sengaja tidak mau memikirkan karena takut dengan kehidupan setelah kematian itu. Penuh misteri dan tanda tanya, dan serba tidak pasti (oke, kehidupan di dunia juga serba tidak pasti). Saya selalu sibuk berdoa minta ini minta itu banyak sekali. Banyak hal duniawi yang saya inginkan ; ingin mobil itu, ingin sepatu ini, ingin lipstik itu, ingin travelling ke sana, ingin punya rumah di situ. Kedengaran dangkal, ya ? Padahal itu semua tidak akan dibawa mati. Baju yang mahal-mahal itu tidak akan dipakai di kuburan nanti. Lipstik yang mahal itu juga akan ditinggal kalau mati nanti. Selalu merinding kalau ingat itu.

Jadi kenapa saya cerita soal merinding-merindingan ini ? Sebenarnya ini hanya self reminder saja buat saya. Syukur kalau jadi reminder buat yang baca. Saya jadi ingat waktu pelajaran Fiqih di Madrasah Tsanawiyah (setingkat SMP) dulu. Salah satu hikmah melayat adalah mengingatkan yang hidup tentang kematian yang bisa datang tiba-tiba dan tak terduga tapi sangat dekat. Sekarang saya mengerti hikmah yang dimaksud.

Mulai sekarang, persiapan untuk menghadapi akhirat harus dimatangkan lagi. 'Kan tidak mau di akhirat yang kekal nanti tidak bisa masuk surga tapi malah meraung raung di neraka ?

MY VERY FIRST SHOPPING VIA LINE @HIJABENKA


Akhir bulan Oktober kemarin rasanya banyak banget promo e-commerce yang cukup menggoda. Salah satunya dari Hijabenka (sister shopnya Berrybenka). Saya selalu suka promo free shipping karena I'm living in a small town which means, kadang sayang ongkir. Hahaha... Kemarin selama Oktober ada free shipping tuh, with no minimum order. Oiya, di Berrybenka mulai November udah ada banner free shipping selamanya loh ! Membantu banget tuh, khusunya buat yang tinggalnya di Indonesia Timur ( I remember my bff when write this).

Selama ini saya shopping online selalu melalui website e-commerce karena tidak ribet,cepat, tidak perlu nulis format order, dan tidak perlu menunggu balasan admin. Hanya log in, pilih barang, check out, bayar, konfirmasi, selesai. Semuanya serba otomatis. Lalu kenapa kali ini saya belanja via line ? Jawabannya, coba-coba aja mumpung ada voucher diskon yang cuma bisa dipakai shopping via line. Ada yang mau juga ? Add line @hijabenka deh, pakai @ ya...

Lalu, lebih suka shopping via line atau langsung website ? Kalau saya, jelas lebih suka shopping via website. Pengalaman saya belanja via line lama dan kurang praktis. Saya harus mengisi format order, lalu mengunggu balasan dari admin sekitar hampir lima jam. Kalau barang yang dipesan habis harus pilih barang lagi dan menunggu balasan lagi. Tips dari saya : selalu sertakan barang pilihan alternatif supaya langsung diberi total harga yang harus ditransfer. Untuk konfirmasi pembayaran, menunggu balasannya lama sekali. Faktor 'sedang peak season' juga berpengaruh. Katanya sih kemarin itu memang sedang overload Hijabenka-nya. Selain itu tidak ada pengalaman kurang menyenangkan yang berarti. Pengirimannya pakai JNE jadi cepat sampai seperti biasa. Di dalam paket juga disertakan form pengembalian barang kalau misalnya sepatu kekecilan atau kebesaran, atau ternyata tidak suka barangnya.

Ada yang punya pengalaman seru atau bahkan kurang menyenangkan waktu belanja online ? Share yuk !


Sunday, October 25, 2015

LUXOLA LX POINTS VS SOCIOLLA BEAUTY POINTS


Minggu lalu saya reedem poin dari dua beauty e-commerce paling hits, Luxola dan Sociolla , which means, dapat beauty products tanpa bayar. Hahaha...

100 LX points di Luxola bisa direedem senilai Rp. 50.000,- . Saya reedem dengan Maybelline Colorshow Lipstick Pink Avenue dan Maybelline Baby Lips Electro Pop Oh ! Orange senilai Rp. 62.500,- . Jadi saya dapat dua produk yang saya sukai dengan membayar hanya Rp. 12.500,- tanpa ongkos kirim karena kebetulan waktu itu sedang promo free shipping with no minimum purchase. Love love love !!
Jadi, di Luxola ini poinnya bisa direedem setiap kelipatan 100. Jadi tidak bisa reedem poin 20, 50, 60. Untuk mendapatkan poin tentu saja dengan berbelanja. Setiap Rp. 9.000,- dapat 1 LX point. Untuk member baru, bisa dapat ekstra 100 LX points dengan melengkapi beauty profile lho ! Dan jangan lupa tulis review untuk produk yang telah dibeli karena setiap review akan mendapat reward 10 LX points. Yayyy...




Dari Sociolla, tiap 1 Beauty Points bernilai Rp. 2.500,- dan  bisa direedem setiap kelipatan 10. Saya reedem 20 Beauty Points dengan Emina Bare With Me Mineral Compact Powder senilai Rp. 39.500,-. Jadi saya tidak bayar satu rupiahpun karena di Sociolla masih ada promo free shipping. Dan surprisingly, saya dapat kembalian poin !
Untuk mendapatkan poin di Sociolla : belanja ! Setiap belanja Rp. 50.000,- dapat 1 Beauty Point. Selain itu, setiap nulis review produk yang dibeli di Sociolla dapat 10 Beauty Points, sedangkan nulis review untuk produk yang tidak dibeli di Sociolla dapat 2 Beauty Points. Seru kan ?
Tapi kemarin shippingnya nggak pakai Sociolla Pink Box yang biasanya tapi pakai Sociolla paper bag. Nggak masalah sih karena paper bagnya nggak kalah cantik kok.




Jadi mana yang lebih seru ? Well, I can't choose one. Dua beauty e-commerce itu sama-sama seru sama-sama cantik. Dan sama-sama suka kasih hadiah. Hahahaha...

Sunday, October 18, 2015

#lipcaremenu


Pakai judul hashtag ala ala instagram, lol !
Dari kecil bibir saya itu kering banget, nggak jarang sampai pecah-pecah. Jadi lip care itu penting banget buat saya. Saya juga suka banget cobain produk lipcare, asal harganya nggak mahal aja. Di gambar itu my current lipcare products, alias yang belum habis dan sekarang masih saya pakai.


1. Wardah lip balm vanilla

Harganya Rp. 19.300,- di toko dekat rumah. Favorit banget ini. Ada sun protectornya bikin bibir tetap lembab di bawah matahari. Lembabnya pas, nggak ada lengket atau rasa tebal di bibir. Lembuttt banget. Tanpa warna yang somehow warna bibir saya yang asli jadi terlihat cantik, pink muda gitu. Apa ada efek mencerahkannya, ya ?


2. Viva white chic on lips moisture balm orange blast

Harganya no more than IDR 12000 seingatku di toko-toko. I got this free from Viva Cosmetics beberapa waktu lalu. Wanginya jeruk banget. Tapi nggak ada sensasi dingin seperti yang tertulis di kemasannya. Saya suka pakai malam hari sebelum tidur.


3. Maybelline baby lips color cherry red

Warna cherry red-nya only seen a hint on my lips. Menurut saya lembabnya agak berlebih ya, jadinya berminyak. Tapi bukan berminyak ala ala lipgloss yang seperti habis makan gorengan. Nggak se-lebay itu kok. Cuman, kalau dipakein lipstik jadi berasa tebal. Di beberapa e-commerce harganya sekitar IDR 22000.


4. Lip ice sheer color strawberry

Ini sih favorit dari kapan tahun !!! Terakhir beli di Alfamart pas diskon jadi IDR 16000 . Warna sheer-nya MLBB (My Lips But Better) banget. Jadi selalu sedia ini di dalam diaper bag-nya Uprin. Kalau saya bilang sih ini first aid-nya emak-emak yang punya bocil supaya tetap terlihat fresh tapi nggak berlebihan.


5. Red A lip balm apple

Jarang saya pakai. Aroma apple-nya samar-samar, nggak seperti Lip Ice lip balm apple yang mint (yang btw, sekarang nggak nemu lagi). Packagingnya look so cheap ya ? Memang so cheap kok, paling murah di antara semuanya. Tapi lupa berapa, nggak sampe Rp. 10.000,- deh. Dan ada di toko-toko kecil deket rumah. Kata penjualnya sih ini lumayan laris loh.


6. Mazaya lip balm

New favorite banget. Kemasannya cantik, kelihatan dewasa, hahaha. Baunya mirip permen karet, seger-seger manis. Moistnya pas. Cocok banget dipakai sebelum pakai lipstik, apalagi untuk yang suka pakai lipstik matte. Supaya bibir nggak kering. Harganya Rp. 26.000,- di website resminya.

Friday, October 9, 2015

BLOGGING WITH BOCIL DAN REBUTAN GADGET


Habis baca postingan blognya mba Alo yang cerita soal mau nulis dan anaknya mau dititipin sebentar ke orangtuanya (tapi nggak jadi dititipin). Saya juga ngerasain suka ribet dan bingung sendiri kalau mau apa-apa dibuntutin terus sama #batitanyamomma . Lagi buka laptop, Uprin langsung minta laptopnya buat nonton video. Beralih pakai smarthone, Uprin minta buat main games balita Fisher Price (dia lagi suka yang Shapes & Colors). Memang sih, kalau pegang gadget Uprin biasanya diam, tapi kalau keseringan ntar nggak bagus juga. Awal kenal sama gadget memang saya yang ngenalin. Pas di perjalanan, biar #batitanyamomma anteng nggak rewel. Eh, keterusan. Untungnya, kalau ada teman atau saudara sebayanya, Uprin lebih milih main-main sama teman-teman daripada gadget.


Siang ini #batitanyamomma masih tidur, jadinya saya pakai kesempatan sempit buat nerusin postingan yang udah dari beberapa hari yang lalu ini. Punya bocil (bocah kecil) memang kudu pinter bagi waktu dan memanfaatkan kesempatan yang sesempit-sempitnya. Apalagi saya momong anak sendiri, nggak pakai nanny-nanny-an. Capek ? Pasti lah. Tapi semuanya harus dijalani enjoy. Jadi full time mother bukan berarti harus meninggalkan hobi dan passion 'kan ? Saya masih melakukan hobi-hobi saya sebisanya. Walaupun ada satu hobi yang kayaknya emang susah banget dikerjakan, yaitu hangout sama bffs. Kami hang outnya cuma virtually. Hahaha..


Saya ingat istilah teman saya yang menyebut bocil "boneka yang bisa pup". Jorok ? Nggak ah. Menurut saya lucu dan bener banget. Batita itu lucu kayak boneka. Bisa jalan, bisa ngoceh, bisa nyanyi, bisa kedip-kedip, bisa nangis. Bedanya, nggak ada boneka yang bisa pup. Batita bisa !

Moms, pernah nggak merasa jengkel sama batitanya pas lagi tantrum atau pas mood kita jelek ? Kalau saya iya. Pas mood saya lagi jelek eh, moodnya #batitanyamomma ikutan jelek. Dia rewel, saya jadi gregetan. Kalau sedang begitu, biasanya saya titipin #batitanyamomma sama grandma nya. Nggak apa-apa kok, minta bantuan keluarga buat jagain anak sebentar. Kita kan manusia juga ya, ada capeknya ada bosennya. Selama masih bisa ditolelir capek dan bosennya, normal kok.

Monday, October 5, 2015

CUTEST CHEEKLIT EVER !!

Salah satu belanjaan saya di Sociolla kemarin adalah cream blush dari brand lokal Emina, satu pabrikan sama Wardah dan Make Over. Namanya Emina Cheeklit Cream Blush. Ini blush on bentuknya krim. Awal naksir sama kemasannya yang kelewat cute. Ungu-ungu cantik gitu.


Pertama pakai saya agak bingung mesti pakai seberapa banyak krim supaya dapat rona yang pas di pipi. Secara krim ini warnanya putih, setelah digosok-gosok di kulit baru keluar warna pink-nya. Di kemasan tidak ada petunjuk detail penggunaan. Di "how to use" nya cuma "oleskan merata pada pipi sampai terlihat merona". Jadi ya saya pakai begitu saja, saya oleskan merata dan berulang pada pipi sampai terlihat merona. Ternyata hasilnya cenderung sheer sehingga kelihatan natural. Cocok dipakai hang out atau ngampus. Kalau saya suka pakai untuk jalan-jalan sore bareng #batitanyamomma , supaya muka tetap terlihat fresh.

Sheer 'kan hasilnya, hampir nggak kelihatan ? Itu susah banget motretnya biar dapat angle yang pas. Saya motret sendiri, nggak ada yang fotoin apalagi fotografer beneran. Hahaha... Btw, eyelinernya saya pake Mazaya Eyeliner Matic, lipstiknya lupa pakai apa. Di muka pakai Mazaya BBcream sama Viva Queen Brightening Loose Powder, in case you're curious, kalau nggak ya nggak apa-apa.

Friday, September 25, 2015

BEGIN AGAIN

It's been years saya tidak nulis. Nulis sesuatu selain caption seadanya di Instagram, maksud saya. Saya tidak punya sesuatu yang layak untuk ditulis apalagi dibagikan. Saya 'kan cuma seorang full time mother yang jarang travelling, buta soal parenting, tidak punya banyak outfit untuk bisa disebut fashionista, pun tidak punya tumpukan beauty products untuk layak disebut beauty enthusiast. Saya hanya saya.
Kemudian suatu malam setelah #batitanyamomma tidur, saya iseng buka webnya mbak Andra Alodita alodita.com. Very inspiring. Mbak Alo bercerita tentang banyak hal dan perjuangannya yang tidak mudah.
Keren ya blognya mba Alo ? Saya masih jauuuhhhhh dari itu.

Di hari yang lain, saya buka instagramnya ceritavanilla . Itu loh, onlineshop berbasis instagram yang luar biasa larisssss, tiap upload stock langsung sold out. Saya scroll down itu instagramnya sampai post pertama. Bacanya bikin merinding. Kerja keras dan perjuangan foundernya sangat luar biasa.
Ini instagramnya.

Selang beberapa hari, seorang teman SMA yang sekarang sedang kuliah di Belanda menulis status di facebooknya . Katanya, "setiap kita, pasti ada jalannya". Quote itu harusnya dibuat meme sama om Mario Teguh. 'Kan super sekali.
Halaman facebook teman saya.

Jadi, ya begitu. Ini bukan pertama kalinya saya blogging. Waktu kuliah dulu saya saya bikin blog tiga kali, tiga-tiganya putus tengah jalan. Kasusnya sama ; malas nulis dengan alasan nggak punya bahan, lalu lupa password.
Sekarang, saya mulai blogging lagi sambil memperjuangkan mimpi-mimpi saya yang tertunda. Iya, sekarang saya sudah jadi ibu, tapi saya masih punya mimpi. Kalaupun mimpi saya tidak jadi kenyataan, saya tetap harus berkarya. Harus produktif. Minimal, supaya otak saya bekerja. Lagipula, saya tidak mungkin diciptakan Tuhan tanpa tujuan, 'kan ?

© JurnalSaya
Maira Gall