Kamis, 31 Desember 2015

#2016resolution

Tidak terasa ya beberapa jam lagi sudah 2016, padahal banyak sekali resolusi 2015 saya yang belum tercapai. Tapi bukan berarti tahun 2015 saya gagal lho, banyak juga hal baik yang terjadi pada saya. Saya juga memulai banyak hal di tahun ini. Saya mulai blogging lagi September atau Oktober kemarin. Saya mulai membuat onlineshop yang menjual produk kecantikan pertengahan 2015 juga. Lalu saya juga merintis bisnis pakaian bayi secara online di instagram @diva.denimforbaby (mampir-mampir ya!) meskipun belum berkembang. Saya juga memutuskan satu hal besar di tahun 2015 ini.

Oiya, balik lagi ke judul. Kali ini saya mau berbagi resolusi 2016 saya, kalau beneran sukses Alhamdulillah, kalau ada yang terinspirasi wasyukurillah. Berkaca dari pengalaman tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya yang resolusi saya berakhir sebagai catatan saja, saya tidak akan muluk-muluk kali ini. Saya hanya akan menjadi lebih rajin. Itu saja. Lebih rajin nulis di blog, lebih rajin review beauty products, lebih rajin promo onlineshop. Pokoknya harus lebih rajin !

Rajin itu kunci sukses lho. Seorang bff saya yang sering banget saya sebut namanya di beberapa postingan, yang sekarang sudah mulai sukses, dia itu rajinnya nggak ketulungan dari dulu. Sampai sekarang juga masih rajin banget menceramahi saya supaya lebih rajin. Hahaha.. She knows me so well. Dan saya berhutang banyak motivasi pada sahabat saya itu. Love her to the moon and back pokoknya.

Well, ada yang punya resolusi tahun baru yang berbeda ? Saya seneng banget lho kalau ada yang mau berbagi di sini.

Senin, 30 November 2015

BELANJA SERIBU DI MUSLIMARKET.COM


Seribu rupiah bisa dapat apa ? Permen ? Deterjen sachetan ? Di muslimarket bisa dapat baju cantik atau hijab kekinian. Beneran seribu ! Ongkos kirimnya gratis se-Indonesia.

Beberapa waktu lalu saya dapat voucher belanja seribuan dari muslimarket.com . Langsung saya coba sorenya. Vouchernya hanya berlaku di halaman serbu which is, pilihannya terbatas tapi lumayan lah. 'Kan cuma seribu. Memakai vouchernya mudah, nggak kebanyakan T&C seperti beberapa e-commerce.

Setelah memilih item, saya check out as guest, masukkan voucher, isi alamat dan metode pembayaran, lalu place order. Lalu saya dapat email detail pembayaran (yang cuma seribu itu tadi). Hari Sabtu itu saya lakukan payment dan konfirmasi. Sampai hari Senin belum ada notifikasi pembayaran diterima, lalu saya tanya ke CS via chat web. Katanya orderan saya udah dikirim. Dan hari Rabu, belanjaan saya sampai dengan selamat. Ternyata memang nggak ada email notifikasi seperti e-commerce lain.

Overall, saya suka muslimarket.com . CS nya ramah, responnya cepat, dan sangat membantu. Range harganya cukup terjangkau meski pilihan item tidak sebanyak e-commerce muslim lain yang saya tahu. Sayang packagingnya kurang cakep, cuma bungkus plastik yang ditempel alamat. Jadi pas belanjaan datang nggak berasa dapat kado, hahaha..


Selasa, 24 November 2015

HAUL MBAH RONGGOKUSUMO (PS : ADA PAK MENTRI, KATANYA)


Hari Minggu (22/11) kemarin saya sengaja mendatangi keramaian di Ngemplak Kidul (kabupaten Pati) , where is, tempat kelahiran dan domisili saya sampai sekarang. Jadi, ada keramaian apa di sana ? Itu pawai, karnaval, kirab budaya, atau orang sini menyebutnya dramben (drum band-dialek Jawa). Setiap tanggal 10 Shafar dalam kalender Hijriyah, warga Ngemplak Kidul ini patungan mendatangkan entah marching band, dangdut truck, barong-barongan, dan semacamnya. Tahun ini kata panitianya merupakan kirab paling besar, pesertanya 28 grup dari berbagai daerah. Tahun-tahun sebelumnya saya malas menonton karena penuh sesak dan biasanya ada kerusuhan. Tahun ini saya memutuskan menonton. Alasan saya ; saya harus tahu tradisi asli di dini, saya mau jadi orang lokal yang cinta budaya lokal. Alasan lain : sedang kurang kerjaan. LOL. Hahahahaha...

Yang menarik perhatian saya pada kirab tahun ini adalah, kata panitianya lewat speaker , ada Menteri Desa Marwan Ja'far ikut dalam kirab. Wajar menurut saya, pak mentri itu orang asli sini. Saya kira bapak mentrinya bakal berdiri naik jip sambil dadah-dadah pada rakyat, ternyata nggak tuh. Penonton kecewa sebenarnya. Pak mentrinya nggak kelihatan sama sekali, entah di dalam mobil tertutup atau sudah pulang duluan.



Walaupun gagal ketemu pak mentri, warga tetap menonton dengan sangat antusias. Apalagi ketika ada grup marching band dengan mayoret cantik, jangan tanya berapa puluh kamera ponsel yang muncul untuk merekamnya.

Sayangnya, kirab budaya ini kurang mendidik. Banyak grup dangdut yang ikut arak-arakan, bahkan ada juga grup khusus banci (bukan transgender, tapi laki-laki yang memang dandan banci). Sangat disayangkan karena hampir setengah populasi penontonnya anak-anak. Tapi apapun itu, kirab seperti sudah jadi tradisi. Dan yang seperti ini juga menjadi alternatif hiburan gratis bagi rakyat yang kebanyakan berasal dari kelas menengah ke bawah. Yang penting rakyat suka, gembira, tidak perlu berpikir terlalu keras dengan mendidik selera hiburan rakyat, 'kan ?

Note : Haul maksudnya perayaan ulang tahun meninggalnya seorang tokoh.

PERFECT BRUSH SET FOR BEAUTY NEWBIE


I bought them at Sociolla . Beauty Story brush set ini harga aslinya Rp. 230.000,- tapi saya punya voucher Rp. 100.000,- jadi cuma bayar setengah harga lebih dikit. Hihihi... Brushnya lembut dan ujungnya berwarna cokelat jadi nggak kelihatan jelek kalau habis dipakai. Ukuran tangkainya pas dan ergonomis jadi lebih mudah digunakan. Brush set ini juga dilengkapi tempat penyimpanan berupa pouch berkancing warna soft pink. 



Brush set ini terdiri dari 7 pieces brush :
1. Face powder brush, untuk apply bedak tabur dan multifungsi untuk blush on juga.
2. Foundation brush, biasanya saya pakai untuk BB cream supaya coveragenya lebih rapi dan tangan nggak kotor.
3. Blender brush, saya pakai untuk membaurkan eye shadow supaya warnanya jadi cantik.
4. Eye shader brush, untuk memulas eye shadow.
5. Small angle brush, untuk membuat cat eye atau winged eyeliner.
6. Lip brush, untuk memulas lipstik.
7. Pencil brush, yang ini kuasnya keras dan belum pernah saya coba, bingung juga untuk apa.

Dengan set yang cukup lengkap brush set ini sangat pas untuk beauty newbie yang baru belajar atau untuk expert yang memang suka koleksi beauty tools cantik-cantik. Bagi para newbie tidak perlu bingung karena di setiap tangkai brush ada tulisan nama brushnya.



Selasa, 10 November 2015

INGAT MATI

Serem ya judulnya ?

Beberapa waktu yang lalu saya habis melayat di rumah seorang kerabat ; adik laki-laki dari adik ipar perempuannya nenek saya yang meninggal. Pelayatnya banyak sekali. Puluhan mobil dan ratusan sepeda motor datang dan pergi memenuhi area parkir di sepanjang jalan sekitaran rumah duka. Jangan ditanya jumlah pelayatnya, saya nggak sempat ngitung !
Kata orang-orang tua, kalau seseorang semasa hidupnya baik nanti waktu meninggal banyak yang melayat, yang berarti banyak yang menyolatkan, banyak juga yang mendoakan. Kalau banyak yang mendoakan 'kan (katanya) akan diringankan siksa kuburnya (katanya lho ya, saya nggak berani jamin. Karena ada kepercayaan bahwa doa si hidup tidak akan sampai pada si mati) . Tidak peduli seseorang itu terkenal, atau orang kaya, atau orang miskin, kalau seseorang itu baik pada sesama, tetap akan dikenang jasanya.

Waktu melayat itu, saya ajak #batitanyamomma. Namanya juga emak-emak, kemanamana tetep buntutnya dibawa. Di rumah duka itu agak rewel dia, minta gendong terus sambil nunjuk-nunjuk ke salah satu tempat. Saya ikutin lah kemauannya, saya gendong ke tempat yang dia tunjuk. Eh,, ternyata.... jadi merinding saya. Di situ tempat jenazah disemayamkan. Hiiii.... (katanya anak kecil bisa lihat yang kita nggak bisa lihat lho).
Tapi ini bukan cerita horor. Habis itu saya ajak Uprin ke tempat lain berkumpul bersama pelayat lainnya untuk baca tahlil dan berdoa (Uprin ikut menengadahkan tangan dan bilang "amin amiiinnn").

Sampai di rumah saya teringat ingat terus soal melayat itu. Bagaimana kalau saya yang terbujur kaku ? Seberapa banyak yang datang melayat dan berdoa dan menyolatkan saya ? Lalu setelah itu bagaimana ? Apakah ruh saya melayang-layang di sekitar rumah ? Atau sudah dibawa malaikat untuk ditanyai ? Kalau ditanyai nanti apakah saya bisa lancar menjawab ? Siapa Tuhanku, siapa nabiku, atau pertanyaan lainnya yang kedengarannya mudah. Bagaimana kalau saya menjawab terbata-bata atau malah tidak bisa menjawab ? Bagaimana kalau nanti saya masuk neraka ? Ih... ngeri sekali.

Selama ini saya tidak banyak berpikir tentang kematian. Well, saya sengaja tidak mau memikirkan karena takut dengan kehidupan setelah kematian itu. Penuh misteri dan tanda tanya, dan serba tidak pasti (oke, kehidupan di dunia juga serba tidak pasti). Saya selalu sibuk berdoa minta ini minta itu banyak sekali. Banyak hal duniawi yang saya inginkan ; ingin mobil itu, ingin sepatu ini, ingin lipstik itu, ingin travelling ke sana, ingin punya rumah di situ. Kedengaran dangkal, ya ? Padahal itu semua tidak akan dibawa mati. Baju yang mahal-mahal itu tidak akan dipakai di kuburan nanti. Lipstik yang mahal itu juga akan ditinggal kalau mati nanti. Selalu merinding kalau ingat itu.

Jadi kenapa saya cerita soal merinding-merindingan ini ? Sebenarnya ini hanya self reminder saja buat saya. Syukur kalau jadi reminder buat yang baca. Saya jadi ingat waktu pelajaran Fiqih di Madrasah Tsanawiyah (setingkat SMP) dulu. Salah satu hikmah melayat adalah mengingatkan yang hidup tentang kematian yang bisa datang tiba-tiba dan tak terduga tapi sangat dekat. Sekarang saya mengerti hikmah yang dimaksud.

Mulai sekarang, persiapan untuk menghadapi akhirat harus dimatangkan lagi. 'Kan tidak mau di akhirat yang kekal nanti tidak bisa masuk surga tapi malah meraung raung di neraka ?

MY VERY FIRST SHOPPING VIA LINE @HIJABENKA


Akhir bulan Oktober kemarin rasanya banyak banget promo e-commerce yang cukup menggoda. Salah satunya dari Hijabenka (sister shopnya Berrybenka). Saya selalu suka promo free shipping karena I'm living in a small town which means, kadang sayang ongkir. Hahaha... Kemarin selama Oktober ada free shipping tuh, with no minimum order. Oiya, di Berrybenka mulai November udah ada banner free shipping selamanya loh ! Membantu banget tuh, khusunya buat yang tinggalnya di Indonesia Timur ( I remember my bff when write this).

Selama ini saya shopping online selalu melalui website e-commerce karena tidak ribet,cepat, tidak perlu nulis format order, dan tidak perlu menunggu balasan admin. Hanya log in, pilih barang, check out, bayar, konfirmasi, selesai. Semuanya serba otomatis. Lalu kenapa kali ini saya belanja via line ? Jawabannya, coba-coba aja mumpung ada voucher diskon yang cuma bisa dipakai shopping via line. Ada yang mau juga ? Add line @hijabenka deh, pakai @ ya...

Lalu, lebih suka shopping via line atau langsung website ? Kalau saya, jelas lebih suka shopping via website. Pengalaman saya belanja via line lama dan kurang praktis. Saya harus mengisi format order, lalu mengunggu balasan dari admin sekitar hampir lima jam. Kalau barang yang dipesan habis harus pilih barang lagi dan menunggu balasan lagi. Tips dari saya : selalu sertakan barang pilihan alternatif supaya langsung diberi total harga yang harus ditransfer. Untuk konfirmasi pembayaran, menunggu balasannya lama sekali. Faktor 'sedang peak season' juga berpengaruh. Katanya sih kemarin itu memang sedang overload Hijabenka-nya. Selain itu tidak ada pengalaman kurang menyenangkan yang berarti. Pengirimannya pakai JNE jadi cepat sampai seperti biasa. Di dalam paket juga disertakan form pengembalian barang kalau misalnya sepatu kekecilan atau kebesaran, atau ternyata tidak suka barangnya.

Ada yang punya pengalaman seru atau bahkan kurang menyenangkan waktu belanja online ? Share yuk !


Minggu, 25 Oktober 2015

LUXOLA LX POINTS VS SOCIOLLA BEAUTY POINTS


Minggu lalu saya reedem poin dari dua beauty e-commerce paling hits, Luxola dan Sociolla , which means, dapat beauty products tanpa bayar. Hahaha...

100 LX points di Luxola bisa direedem senilai Rp. 50.000,- . Saya reedem dengan Maybelline Colorshow Lipstick Pink Avenue dan Maybelline Baby Lips Electro Pop Oh ! Orange senilai Rp. 62.500,- . Jadi saya dapat dua produk yang saya sukai dengan membayar hanya Rp. 12.500,- tanpa ongkos kirim karena kebetulan waktu itu sedang promo free shipping with no minimum purchase. Love love love !!
Jadi, di Luxola ini poinnya bisa direedem setiap kelipatan 100. Jadi tidak bisa reedem poin 20, 50, 60. Untuk mendapatkan poin tentu saja dengan berbelanja. Setiap Rp. 9.000,- dapat 1 LX point. Untuk member baru, bisa dapat ekstra 100 LX points dengan melengkapi beauty profile lho ! Dan jangan lupa tulis review untuk produk yang telah dibeli karena setiap review akan mendapat reward 10 LX points. Yayyy...




Dari Sociolla, tiap 1 Beauty Points bernilai Rp. 2.500,- dan  bisa direedem setiap kelipatan 10. Saya reedem 20 Beauty Points dengan Emina Bare With Me Mineral Compact Powder senilai Rp. 39.500,-. Jadi saya tidak bayar satu rupiahpun karena di Sociolla masih ada promo free shipping. Dan surprisingly, saya dapat kembalian poin !
Untuk mendapatkan poin di Sociolla : belanja ! Setiap belanja Rp. 50.000,- dapat 1 Beauty Point. Selain itu, setiap nulis review produk yang dibeli di Sociolla dapat 10 Beauty Points, sedangkan nulis review untuk produk yang tidak dibeli di Sociolla dapat 2 Beauty Points. Seru kan ?
Tapi kemarin shippingnya nggak pakai Sociolla Pink Box yang biasanya tapi pakai Sociolla paper bag. Nggak masalah sih karena paper bagnya nggak kalah cantik kok.




Jadi mana yang lebih seru ? Well, I can't choose one. Dua beauty e-commerce itu sama-sama seru sama-sama cantik. Dan sama-sama suka kasih hadiah. Hahahaha...

Minggu, 18 Oktober 2015

#lipcaremenu


Pakai judul hashtag ala ala instagram, lol !
Dari kecil bibir saya itu kering banget, nggak jarang sampai pecah-pecah. Jadi lip care itu penting banget buat saya. Saya juga suka banget cobain produk lipcare, asal harganya nggak mahal aja. Di gambar itu my current lipcare products, alias yang belum habis dan sekarang masih saya pakai.


1. Wardah lip balm vanilla

Harganya Rp. 19.300,- di toko dekat rumah. Favorit banget ini. Ada sun protectornya bikin bibir tetap lembab di bawah matahari. Lembabnya pas, nggak ada lengket atau rasa tebal di bibir. Lembuttt banget. Tanpa warna yang somehow warna bibir saya yang asli jadi terlihat cantik, pink muda gitu. Apa ada efek mencerahkannya, ya ?


2. Viva white chic on lips moisture balm orange blast

Harganya no more than IDR 12000 seingatku di toko-toko. I got this free from Viva Cosmetics beberapa waktu lalu. Wanginya jeruk banget. Tapi nggak ada sensasi dingin seperti yang tertulis di kemasannya. Saya suka pakai malam hari sebelum tidur.


3. Maybelline baby lips color cherry red

Warna cherry red-nya only seen a hint on my lips. Menurut saya lembabnya agak berlebih ya, jadinya berminyak. Tapi bukan berminyak ala ala lipgloss yang seperti habis makan gorengan. Nggak se-lebay itu kok. Cuman, kalau dipakein lipstik jadi berasa tebal. Di beberapa e-commerce harganya sekitar IDR 22000.


4. Lip ice sheer color strawberry

Ini sih favorit dari kapan tahun !!! Terakhir beli di Alfamart pas diskon jadi IDR 16000 . Warna sheer-nya MLBB (My Lips But Better) banget. Jadi selalu sedia ini di dalam diaper bag-nya Uprin. Kalau saya bilang sih ini first aid-nya emak-emak yang punya bocil supaya tetap terlihat fresh tapi nggak berlebihan.


5. Red A lip balm apple

Jarang saya pakai. Aroma apple-nya samar-samar, nggak seperti Lip Ice lip balm apple yang mint (yang btw, sekarang nggak nemu lagi). Packagingnya look so cheap ya ? Memang so cheap kok, paling murah di antara semuanya. Tapi lupa berapa, nggak sampe Rp. 10.000,- deh. Dan ada di toko-toko kecil deket rumah. Kata penjualnya sih ini lumayan laris loh.


6. Mazaya lip balm

New favorite banget. Kemasannya cantik, kelihatan dewasa, hahaha. Baunya mirip permen karet, seger-seger manis. Moistnya pas. Cocok banget dipakai sebelum pakai lipstik, apalagi untuk yang suka pakai lipstik matte. Supaya bibir nggak kering. Harganya Rp. 26.000,- di website resminya.

Jumat, 09 Oktober 2015

BLOGGING WITH BOCIL DAN REBUTAN GADGET


Habis baca postingan blognya mba Alo yang cerita soal mau nulis dan anaknya mau dititipin sebentar ke orangtuanya (tapi nggak jadi dititipin). Saya juga ngerasain suka ribet dan bingung sendiri kalau mau apa-apa dibuntutin terus sama #batitanyamomma . Lagi buka laptop, Uprin langsung minta laptopnya buat nonton video. Beralih pakai smarthone, Uprin minta buat main games balita Fisher Price (dia lagi suka yang Shapes & Colors). Memang sih, kalau pegang gadget Uprin biasanya diam, tapi kalau keseringan ntar nggak bagus juga. Awal kenal sama gadget memang saya yang ngenalin. Pas di perjalanan, biar #batitanyamomma anteng nggak rewel. Eh, keterusan. Untungnya, kalau ada teman atau saudara sebayanya, Uprin lebih milih main-main sama teman-teman daripada gadget.


Siang ini #batitanyamomma masih tidur, jadinya saya pakai kesempatan sempit buat nerusin postingan yang udah dari beberapa hari yang lalu ini. Punya bocil (bocah kecil) memang kudu pinter bagi waktu dan memanfaatkan kesempatan yang sesempit-sempitnya. Apalagi saya momong anak sendiri, nggak pakai nanny-nanny-an. Capek ? Pasti lah. Tapi semuanya harus dijalani enjoy. Jadi full time mother bukan berarti harus meninggalkan hobi dan passion 'kan ? Saya masih melakukan hobi-hobi saya sebisanya. Walaupun ada satu hobi yang kayaknya emang susah banget dikerjakan, yaitu hangout sama bffs. Kami hang outnya cuma virtually. Hahaha..


Saya ingat istilah teman saya yang menyebut bocil "boneka yang bisa pup". Jorok ? Nggak ah. Menurut saya lucu dan bener banget. Batita itu lucu kayak boneka. Bisa jalan, bisa ngoceh, bisa nyanyi, bisa kedip-kedip, bisa nangis. Bedanya, nggak ada boneka yang bisa pup. Batita bisa !

Moms, pernah nggak merasa jengkel sama batitanya pas lagi tantrum atau pas mood kita jelek ? Kalau saya iya. Pas mood saya lagi jelek eh, moodnya #batitanyamomma ikutan jelek. Dia rewel, saya jadi gregetan. Kalau sedang begitu, biasanya saya titipin #batitanyamomma sama grandma nya. Nggak apa-apa kok, minta bantuan keluarga buat jagain anak sebentar. Kita kan manusia juga ya, ada capeknya ada bosennya. Selama masih bisa ditolelir capek dan bosennya, normal kok.

Senin, 05 Oktober 2015

CUTEST CHEEKLIT EVER !!

Salah satu belanjaan saya di Sociolla kemarin adalah cream blush dari brand lokal Emina, satu pabrikan sama Wardah dan Make Over. Namanya Emina Cheeklit Cream Blush. Ini blush on bentuknya krim. Awal naksir sama kemasannya yang kelewat cute. Ungu-ungu cantik gitu.


Pertama pakai saya agak bingung mesti pakai seberapa banyak krim supaya dapat rona yang pas di pipi. Secara krim ini warnanya putih, setelah digosok-gosok di kulit baru keluar warna pink-nya. Di kemasan tidak ada petunjuk detail penggunaan. Di "how to use" nya cuma "oleskan merata pada pipi sampai terlihat merona". Jadi ya saya pakai begitu saja, saya oleskan merata dan berulang pada pipi sampai terlihat merona. Ternyata hasilnya cenderung sheer sehingga kelihatan natural. Cocok dipakai hang out atau ngampus. Kalau saya suka pakai untuk jalan-jalan sore bareng #batitanyamomma , supaya muka tetap terlihat fresh.

Sheer 'kan hasilnya, hampir nggak kelihatan ? Itu susah banget motretnya biar dapat angle yang pas. Saya motret sendiri, nggak ada yang fotoin apalagi fotografer beneran. Hahaha... Btw, eyelinernya saya pake Mazaya Eyeliner Matic, lipstiknya lupa pakai apa. Di muka pakai Mazaya BBcream sama Viva Queen Brightening Loose Powder, in case you're curious, kalau nggak ya nggak apa-apa.

Rabu, 30 September 2015

UPRIN'S VERY FIRST SWIMMING


Uprin itu panggilan sayang untuk #batitanyamomma . Lucu aja kedengerannya.
Jadi, kemarin Idul Adha kami pergi jalan-jalan. Saya, mama, nenek, dan dua kakak saya bersama anak-anaknya. Yes, we're living in a village in a small town. Tidak ada mall atau theme park besar di sini. Taman kota atau pantai cukup jauh. Jadinya kami pergi ke kolam renang anak-anak yang jaraknya 20 menit dari rumah. Iya, kolam renang umum. Tempatnya bersih, kok. Aman untuk balita. Banyak juga anak-anak lain yang ke sana.

Awalnya, #batitanyamomma agak takut-takut masuk ke air. Nenek saya juga wanti-wanti jangan lama-lama di air nanti masuk angin. Saya sendiri juga agak-agak ragu, cuma sesekali saya celup-celup ke air. Ternyata lama-lama #batitanyamomma suka. Setelah melihat dua kakaknya main ceburan di kolam, ngikut juga. Nggak bener-bener berenang sih. Cuma jalan jalan di dalam kolam sama main seluncuran. Karena seluncurannya cukup tinggi, saya lah yang seluncuran dengan memegangi #batitanyamomma di pangkuan. Seru juga !!
Kami bertiga punya batita seumuran

Lama-lama #batitanyamomma jadi terbiasa jalan di air. Kakinya secara otomatis menendang-nendang seperti orang belajar renang. Akhirnya saya posisikan dia seperti orang renang, saya pegangi perutnya sambil saya berjalan. Sementara #batitanyamomma refleks menggerakkan tangan dan kakinya. Saya pernah baca entah di mana katanya bayi punya reflek berenang, ternyata benar juga. Dua kakaknya belajar renang pakai ban. Uprin tidak bisa pakai ban karena ban renangnya kegedean, mau pakai ban renang yang tersedia di situ juga percuma. Harusnya bawa ban renang sendiri yang khusus balita, yang dilingkarkan di lengan itu.

Sampai dhuhur akhirnya kami berhenti main air untuk siap-siap pulang. Liburan nggak perlu mahal nggak perlu jauh. Yang penting anak senang, kita juga senang.

Tips untuk moms : jangan lupa bawa minyak telon, sabun cair, sama handuk buat balitanya ya. Untuk moms yang berhijab, kalau mau nyemplung dan basah-basahan, pakai bergo aja biar praktis. Jangan pakai legging dan manset untuk renang karena akan ketat sekali kalau basah. Pakai burkini, kalau tidak ada pakai saja celana kain dan baju yang tidak menerawang. Mudah-mudahan berguna ya.

POSITIVE BFF MEANS A LOT

Setiap perempuan membutuhkan sahabat, bahkan perempuan yang sudah menikah. Saya sangat beruntung punya tiga BFFs yang baik hati dan stay with me even when I was wrong. Saya kenal mereka pertama kali waktu masuk kuliah, almost 8 years ! Meski sekarang kami terpisah jarak karena tinggal di empat kota berbeda dan punya kehidupan masing-masing, kami masih berkomunikasi dan masih saling mendukung. Oke, yang dua memang agak susah dihubungi.
Salah satu best friend saya, yang paling best, adalah yang paling sering memotivasi saya. Namanya Arifah , sekarang sudah jadi dosen di sebuah universitas di Indonesia Timur bersama suaminya. Orang-orang bilang dia beruntung, punya suami yang baik dan masa depan cerah yang sudah di depan mata. But she really deserve that beautiful life. Saya tahu apa yang sudah dia alami sebelumnya, dan saya tahu bagaimana tekun dan rajinnya dia. Hasil akhir memang tidak pernah mengkhianati usaha.
Setiap hari kami bbm-an, mulai dari curhat-curhatan seperti anak ABG sampai bertukar ide bisnis (well, dia yang memberi banyak ide bisnis dan saya hanya manggut-manggut). Saya bersyukur sekai punya bff yang pikirannya sangat positif seperti dia. Otomatis, saya tertular pikiran positifnya juga.
Saking positifnya dia, kemarin dua buku saya yang dipinjamnya waktu kuliah dulu dipaketkan. Katanya dia lihat postingan instagram saya lalu ingat dia pernah pinjam buku saya. LOL.

Ini postingan instagram saya

Lalu kemarin paketannya datang. Ternyata isinya bukan cuma dua buku lama saya. Ada juga dress buat #batitanyamomma. Baik sekali 'kan dia.

 Isi paketan

Namanya #batitanyamomma, begitu lihat ada dress kecil, langsung dia ambil sambil bilang "aju..mpin.. aju ..mpin" (baca : baju Uprin, baju Uprin). Dibawa deh sambil keliling rumah. #batitanyamomma memang suka sama baju baru, persis emaknya. Hahaha...


Punya banyak kenalan memang perlu. Tapi punya bff itu pentingggg banget. Saya pernah dapat musibah yang sangat besar. Karena punya BFFs lah saya bisa bertahan sampai sekarang. Mereka itu orang-orang yang menampar ketika saya salah, tertawa ketika saya bahagia, dan mengulurkan tangan ketika saya jatuh.
Anyway, sudah lama sekai kami tidak ngumpul-ngumpul. Semoga di gathering kami nanti, kami semua sudah sukses semua dan saling menguatkan ya ! Semoga semua perempuan di dunia juga seberuntung saya karena dikelilingi sahabat-sahabat yang berpikir positif.

Selasa, 29 September 2015

VERY FUN SHOPPING ON SOCIOLLA

My #sociollapinkbox

Saya suka belanja. Saya suka beauty product. Saya suka pink. Sociolla adalah ketiganya. Makanya saya langsung jatuh cinta. E-commerce khusus beauty ini hits banget loh. Lihat aja di instagramnya , followersnya lebih dari lima belas ribu. Hashtag #sociollapinkbox bertebaran di seantero instagram. 
Awal tahu sociolla dari mba Andra Alodita di instagramnya. Dia juga pernah mereview shopping experience di sociolla. And I feel the same. Pelayanannya memuaskan dan cepet banget. I made payment on Monday and my pretty things arrived on Wednesday. Awalnya sempat bingung karena di menu my account nggak nemu form buat confirm payment. Ternyata, confirm payment nya via email. Senangnya, they give me free shipping with very beautiful package !! Plus, di dalam paket diselipin juga 3 kartu diskon untuk dipakai di next purchase.
Dan nggak seperti e-commerce lain, sociolla balas email customer cepet banget. Friendly sama pelanggan.

Inside my box

Di Sociolla ada program namanya Beauty Points. Setiap belanja, poin kita nambah. Juga kalau kita nulis review produk di sociolla. Poin itu nantinya bisa dipakai buat belanja juga. Very fun shopping experience, isn't it ?
Saya jadi penasaran banget sama warehousenya sociolla dan great team yang bekerja di dalamnya.

Jumat, 25 September 2015

BEGIN AGAIN

It's been years saya tidak nulis. Nulis sesuatu selain caption seadanya di Instagram, maksud saya. Saya tidak punya sesuatu yang layak untuk ditulis apalagi dibagikan. Saya 'kan cuma seorang full time mother yang jarang travelling, buta soal parenting, tidak punya banyak outfit untuk bisa disebut fashionista, pun tidak punya tumpukan beauty products untuk layak disebut beauty enthusiast. Saya hanya saya.
Kemudian suatu malam setelah #batitanyamomma tidur, saya iseng buka webnya mbak Andra Alodita alodita.com. Very inspiring. Mbak Alo bercerita tentang banyak hal dan perjuangannya yang tidak mudah.
Keren ya blognya mba Alo ? Saya masih jauuuhhhhh dari itu.

Di hari yang lain, saya buka instagramnya ceritavanilla . Itu loh, onlineshop berbasis instagram yang luar biasa larisssss, tiap upload stock langsung sold out. Saya scroll down itu instagramnya sampai post pertama. Bacanya bikin merinding. Kerja keras dan perjuangan foundernya sangat luar biasa.
Ini instagramnya.

Selang beberapa hari, seorang teman SMA yang sekarang sedang kuliah di Belanda menulis status di facebooknya . Katanya, "setiap kita, pasti ada jalannya". Quote itu harusnya dibuat meme sama om Mario Teguh. 'Kan super sekali.
Halaman facebook teman saya.

Jadi, ya begitu. Ini bukan pertama kalinya saya blogging. Waktu kuliah dulu saya saya bikin blog tiga kali, tiga-tiganya putus tengah jalan. Kasusnya sama ; malas nulis dengan alasan nggak punya bahan, lalu lupa password.
Sekarang, saya mulai blogging lagi sambil memperjuangkan mimpi-mimpi saya yang tertunda. Iya, sekarang saya sudah jadi ibu, tapi saya masih punya mimpi. Kalaupun mimpi saya tidak jadi kenyataan, saya tetap harus berkarya. Harus produktif. Minimal, supaya otak saya bekerja. Lagipula, saya tidak mungkin diciptakan Tuhan tanpa tujuan, 'kan ?

© JurnalSaya
Maira Gall