Rabu, 30 September 2015

UPRIN'S VERY FIRST SWIMMING


Uprin itu panggilan sayang untuk #batitanyamomma . Lucu aja kedengerannya.
Jadi, kemarin Idul Adha kami pergi jalan-jalan. Saya, mama, nenek, dan dua kakak saya bersama anak-anaknya. Yes, we're living in a village in a small town. Tidak ada mall atau theme park besar di sini. Taman kota atau pantai cukup jauh. Jadinya kami pergi ke kolam renang anak-anak yang jaraknya 20 menit dari rumah. Iya, kolam renang umum. Tempatnya bersih, kok. Aman untuk balita. Banyak juga anak-anak lain yang ke sana.

Awalnya, #batitanyamomma agak takut-takut masuk ke air. Nenek saya juga wanti-wanti jangan lama-lama di air nanti masuk angin. Saya sendiri juga agak-agak ragu, cuma sesekali saya celup-celup ke air. Ternyata lama-lama #batitanyamomma suka. Setelah melihat dua kakaknya main ceburan di kolam, ngikut juga. Nggak bener-bener berenang sih. Cuma jalan jalan di dalam kolam sama main seluncuran. Karena seluncurannya cukup tinggi, saya lah yang seluncuran dengan memegangi #batitanyamomma di pangkuan. Seru juga !!
Kami bertiga punya batita seumuran

Lama-lama #batitanyamomma jadi terbiasa jalan di air. Kakinya secara otomatis menendang-nendang seperti orang belajar renang. Akhirnya saya posisikan dia seperti orang renang, saya pegangi perutnya sambil saya berjalan. Sementara #batitanyamomma refleks menggerakkan tangan dan kakinya. Saya pernah baca entah di mana katanya bayi punya reflek berenang, ternyata benar juga. Dua kakaknya belajar renang pakai ban. Uprin tidak bisa pakai ban karena ban renangnya kegedean, mau pakai ban renang yang tersedia di situ juga percuma. Harusnya bawa ban renang sendiri yang khusus balita, yang dilingkarkan di lengan itu.

Sampai dhuhur akhirnya kami berhenti main air untuk siap-siap pulang. Liburan nggak perlu mahal nggak perlu jauh. Yang penting anak senang, kita juga senang.

Tips untuk moms : jangan lupa bawa minyak telon, sabun cair, sama handuk buat balitanya ya. Untuk moms yang berhijab, kalau mau nyemplung dan basah-basahan, pakai bergo aja biar praktis. Jangan pakai legging dan manset untuk renang karena akan ketat sekali kalau basah. Pakai burkini, kalau tidak ada pakai saja celana kain dan baju yang tidak menerawang. Mudah-mudahan berguna ya.

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Halo, terimakasih sudah mampir di JurnalSaya. Satu komentar Anda sangat berarti bagi saya.
Semua komentar dimoderasi ya. Komentar yang berisi pesan pribadi akan saya anggap spam.
Oiya, tolong jangan tinggalkan link hidup di badan komentar. Kisskiss

© JurnalSaya
Maira Gall