Minggu, 07 Februari 2016

EXTENDED BREASTFEEDING BUAT UPRIN


Saya baru tahu ada istilah Extended Breastfeeding dari sebuah artikel di Mommies Daily. Artikelnya sudah ada sejak 5 tahun lalu dan saya baru membacanya kemarin. Hasil dari gugling iseng "apakah anak 2 tahun harus disapih" dan "manfaat menyusui lebih 2 tahun". Uprin sudah berusia 2 tahun 1 bulan dan sampai detik ini masih asik menyusu. Berarti termasuk extended dong ya ? Jadi, Extended Breastfeeding ini maksudnya menyusui anak sampai lebih dari dua tahun.

Tadinya saya tidak berencana melakukan extended breastfeeding. Saya memang tidak punya alasan untuk menyapih Uprin. Dia masih mau mimik ASI walaupun tidak setiap saat, ASI masih ada, dan saya seorang stay-at-home mom, jadi kenapa harus disapih ? Kadang ada juga yang berkomentar "kenapa nggak disapih?" atau "sudah waktunya disapih itu" atau "sudah besar kok masih mimik ASI?" atau "itu ASI nya sudah tidak bergizi".

Lalu karena penasaran dan nggak ada kerjaan, saya iseng gugling. Ternyata extended breastfeeding itu banyak manfaatnya. Membiarkan anak menyusu hingga dia sendiri yang minta berhenti katanya bisa membuat anak lebih mandiri dan lebih percaya diri ( sumber dari sini ). Dengan membiarkan anak menyusu tanpa disapih sama dengan memberikan kenyamanan pada anak. Sang anak juga merasa kebutuhannya terpenuhi tanpa interupsi ketika tidak disapih dengan paksa. Lagipula selama ini Uprin selalu menyusu on demand, kapanpun dan dimanapun dia mau ASI selalu saya berikan. Masa' harus tiba-tiba berhenti dapat ASI ? 


Mengenai anggapan ASI sudah menurun kualitasnya setelah 2 tahun ternyata tidak benar juga. Justru di atas 2 tahun, ASI lebih banyak mengandung zat anti-infeksi dan masih dapat memenuhi 30% kebutuhan kalori anak (sumber dari sini). Prinsipnya ASI selalu disesuaikan dengan usia anaknya. Usia 1 tahun, anak sudah makan tiga kali makanan padat dan dua kali snack. Usia dua tahun dari 500 cc ASI ibunya itu masih memenuhi kebutuhan energi sebanyak 31 persen. Selain itu, sebanyak 38 persen kebutuhan protein pun masih dipenuhi ASI ibunya dari anak berusia dua tahun serta terpenuhinya 45 persen kebutuhan vitamin A. Bahkan, hampir kebutuhan vitamin C anak dua tahun masih bisa dipenuhi sebanyak 95 persen dari 500 cc ASI (sumber dari sini). 

Setelah tahu banyak sekali manfaat extended breastfeeding, saya semakin bersemangat untuk tidak menyapih Uprin. Kapan Uprin berhenti menyusu akan saya serahkan sepenuhnya pada Uprin sendiri. Sebenarnya akhir-akhir ini sudah agak berkurang juga frekuensi menyusu Uprin. Dia juga hanya menyusu di kamar saja Kalau sebelum berusia dua tahun kemarin Uprin mau mimik dalam pangkuan, sekarang dia pergi ke kamar sambil menarik saya kalau mau mimik. Lucu sekali. Kalau bepergian pun sekarang Uprin tidak pernah minta mimik ASI, dia selalu membawa bekal susu UHT dalam kemasan sekali minum. 



6 komentar

  1. Yess! Sepakat bget. Klo di group TATC disebutnya WWL.
    WWL singkatan dari Weaning With Love. Artinya menyapih dengan cinta. Alias menyapih dengan sukarela dan ikhlas antara ibu dan anak, tanpa paksaan, tanpa kebohongan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yes, menyapih dengan cinta bahasa kerennya. TATC kepanjangane apa bebb ?

      Hapus
  2. Kalo dhifa udh gak mau ASI sejak 1thn yo gak tak paksa...yo termasuk menyapih dengan cinta...soale gak tak paksa ASI gak tak paksa formula...ndekne mileh dewe...biarkan anak milih sendiri...

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuhuuwww,, every moms have their each breastfeeding story

      Hapus
  3. Kalo dhifa udh gak mau ASI sejak 1thn yo gak tak paksa...yo termasuk menyapih dengan cinta...soale gak tak paksa ASI gak tak paksa formula...ndekne mileh dewe...biarkan anak milih sendiri...

    BalasHapus
  4. Kalo dhifa udh gak mau ASI sejak 1thn yo gak tak paksa...yo termasuk menyapih dengan cinta...soale gak tak paksa ASI gak tak paksa formula...ndekne mileh dewe...biarkan si anak dengan pilihan ya sendiri...

    BalasHapus

Halo, terimakasih sudah mampir di JurnalSaya. Satu komentar Anda sangat berarti bagi saya.
Semua komentar dimoderasi ya. Komentar yang berisi pesan pribadi akan saya anggap spam.
Oiya, tolong jangan tinggalkan link hidup di badan komentar. Kisskiss

© JurnalSaya
Maira Gall