Monday, July 11, 2016

REVIEW : WARDAH INTENSIVE MOISTURIZING BODY SERUM For Normal To Dry Skin

Wardah Intensive Moisturizing Body  Serum

Kebalikan dari kulit wajah yang cenderung oily, kulit tangan dan kaki saya malah cenderung kering. Banyak sekali produk body moisturizer sudah saya coba, terutama yang berjenis body butter. Beberapa body butter yang saya coba cukup memuaskan, namun kadang meninggalkan rasa lengket, kemasan potnya juga kurang praktis, dan beberapa body butter yang saya suka harganya  cukup mahal.

Selain body butter saya suka sekali dengan body lotion yang berbentuk gel karena sangat ringan, tidak lengket sama sekali, dan segar. Namun body moisturizer jenis ini too light untuk kulit saya. Daya melembabkannya hanya sesaat saja. Jadi saya mencoba body moisturizer jenis lain. Beberapa waktu lalu saya menemukan body serum lokal, namanya Wardah Intensive Moisturizing Body Serum For Normal To Dry Skin. And here’s my review.

Wardah Intensive Moisturizing Body  Serum

Kemasan Wardah Intensive Moisturizing Body Serum tidak disertai box karton, serta tidak disegel. Body serum wardah ini dikemas dalam tube dengan tutup fliptop bervolume 100 ml. Cukup praktis sebenarnya. Namun dari segi ukuran kemasan kurang travel friendly, sedangkan sebagai persediaan di rumah netto 100 ml ini agak nanggung karena cepat habis. Secara visual, packaging Wardah Intensive Moisturizing Body Serum kurang eye-catching. Warna keseluruhan tabungnya hijau toska-putih khas Wardah dengan warna tulisan yang senada, jadi kurang kontras. Bukan desain kemasan yang akan menyedot perhatian di rak supermarket. Meskipun begitu keterangan produk tertulis cukup lengkap di bagian belakang tube, mulai dari manfaat dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, cara pakai, daftar ingredients, nomor BPOM, logo halal MUI, serta produsen.

Ingredients Wardah Intensive Moisturizing Body  Serum

Wardah Intensive Moisturizing Body  Serum


Ingredients Wardah Intensive Moisturizing Body Serum : Aqua, Glyceryn, Mineral Oil (Paraffinum Liquidum), Isopropyl Myristate, Petrolatum, Glyceryl Stearate, Cetyl Alcohol, Stearic Acid, Alumunium Starch Octenylsuccinate, Aloe Barbadensis (Aloe Vera) Leaf Extract, Betaine, Dimethicone, Myristyl Myristate, PEG-100 Stearate, Phenoxyethanol, Fragrance, Pentylene Glycol, Triethanolamine, Shea Butter (Butyrospernum Parkii), Butyloctyl Salicylate, Prunus Armeniaca (Apricot) Kernel Oil, Macadamia Ternifolia Seed Oil, Cetearyl Olivate, Panthenol, Sorbitan Olivate, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Allantoin, BHT, Topoceryl Acetate, Disodium Edta, Triethylene Glycol, Olus (Vegetable) Oil, Glycine Soja (Soybean) Oil, Persea Gratissima (Avocado) Oil, Simmondsia Chinesis (Jojoba) Seed Oil, Bisabolol, Sodium Chloride, Isobornyl Acetate, Triticum Vulgare (Wheat) Bran Extract, Candelula Officinalis Flower Extract, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Exstract, Fucus Vesiculosus Extract, Topocherol, Linoleic Acid.



Body serum wardah ini berwarna putih kental, creamy, rich, tapi terkesan ringan, cepat meresap dan tidak lengket sama sekali. Teksturnya mengingatkan saya pada es krim vanilla yang sudah mencair. Aromanya floral, agak aloe-cucumbery, mirip dengan hydrating cleanser-nya Wardah. Wanginya lembut, tidak terlalu notice-able, dan tidak bertahan cukup lama. Jenis aroma yang tidak mengganggu dan tidak akan terganggu oleh parfum.

Cara penggunaan Wardah Intensive Moisturizing Body Serum cukup mudah. Hanya perlu diratakan ke seluruh tubuh, tangan, dan kaki setelah mandi, lalu dapat diulangi bila diperlukan. Saya suka menggunakan body serum lokal ini setiap sore dan malam hari karena tidak mengandung UV Filter. Ketika dioleskan di kulit, body moisturizer ini sangat mudah diratakan dan langsung meresap. Kulit langsung terasa lembab dan halus. Tidak terasa licin ketika disiram air. Wanginya hanya tercium beberapa saat saja. Tidak ada rasa tidak nyaman memakai body moisturizer Wardah ini walaupun seluruh tubuh tertutup.

Overall, saya cukup puas dengan performa Wardah Intensive Moisturizing Body Serum. Sesuai dengan klaim yang tercantum pada kemasannya : “improves skin’s elasticity, moisture, and suppleness”. Setelah hampir satu bulan saya memakai body serum ini kulit saya jadi sedikit lebih lembut, lebih lembab, dan lebih kenyal. Melembabkan kulit seperti body butter tapi lebih enak dipakai karena konsistensinya seperti lotion.


What I like and what I don’t :
ü  Harganya sangat terjangkau, hanya Rp. 22.000,- dan tersedia di mana-mana dan halal.
ü  Packaging terlalu biasa, tapi tidak masalah.

ü  Sesuai dengan namanya, Wardah Intensive Moisturizing Body Serum for normal to dry skin memang cocok untuk kulit normal cenderung kering. Namun untuk kulit yang sangat kering masih perlu moisturizer ekstra.

Kamu sudah pernah mencobanya ? Bagaimana hasilnya ? Share yuk ^_^

10 comments

  1. Waahh, wajib dicoba nih apalagi affordable banget harganya ^^

    www.vidazenitha.blogspot.co.id

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, wajib banget, hahaha....
      makasih ya udah mampir

      Delete
  2. wardah yg aku pake cuma body mistnya mbak :).. lumayan suka ama wanginya,. kalo body lotion dan kosmetiknya memang aku blm pernah coba krn telanjur cocok ama produk lain :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. body mist yang varian apa ? kalau saya paling suka edtnya wardah yang flame

      Delete
  3. Cobain ah, kemarin lihat di hypermart ada, mau beli tapi takut nggak cocok :)
    Untung mampir ke sini, jadi yakin mau pakai. Thanks ya

    ReplyDelete
  4. waktu belanja make up wardah dapet bonus ini, jadi dicoba deh
    memang enak ya pakenya gak lengket, soalnya biasanya cuma pake lotion jadi kerasa banget bedanya, kulit juga jadi lebih halus :)

    ReplyDelete
  5. dulu pernah nyoba serum wardah tp yang packagingnya kecil2 bgt itu sama ga ya sama ini? atau memang beda serum?

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang kemasan kecil2 itu serum wajah deh setahu saya :)

      Delete

Halo, terimakasih sudah mampir di JurnalSaya. Satu komentar Anda sangat berarti bagi saya.
Semua komentar dimoderasi ya. Komentar yang berisi pesan pribadi akan saya anggap spam.
Oiya, tolong jangan tinggalkan link hidup di badan komentar. Kisskiss

© JurnalSaya
Maira Gall