Friday, March 17, 2017

MY CURRENT FAVORITE : MOISTURIZER CREAM ASAL BALI

review sensatia botanicals amber rose facial dream cream

Salah satu tahap dalam skincare routine yang tidak boleh dilewatkan adalah step moisturizing. Step moisturizing sendiri bisa dipecah menjadi beberapa langkah : pakai hydrating toner, dilanjutkan essence, ditambah serum, pakai ampoule juga bila perlu, tambah lagi sheet mask, kemudian moisturizer cream, lalu face oil. Ribet ? Iya. Dan tidak semua orang juga cocok memakai moisturizer berlapis-lapis.

Baca : Never Skip Your Skincare Routine
Jadi, tidak perlu  khawatir kalau memang hanya sanggup memakai satu produk pelembap saja. Menggunakan skincare paling basic saja cukup untuk menjadikan kulit wajah tetap sehat, yang penting rutin. That’s why they called skincare routine.

Produk moisturizer bentuknya bisa bermacam-macam, ada yang serupa emulsion, gel, atau yang paling banyak berbentuk cream. Di pasaran pun tersedia berbagai moisturizer dari berbagai merek. Tidak perlu memilih yang mahal karena produk pelembap yang lebih terjangkau sudah banyak.

Dua bulan belakangan, saya sedang suka pada satu produk moisturizer cream lokal. Kalau kalian travelling ke Ubud Bali, setelah reunian sama teman-teman di Monkey Forest Ubud coba deh mampir ke storenya Sensatia Botanicals. Nanti cari pelembap namanya Amber Rose Facial Dream Cream. Itu pelembap favorit saya sekarang. Kenapa jadi favorit saya ? Keep reading ya !
Baca : Sudah Saatnya Brand Kecantikan Lokal Menjadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri
Nama, Klaim, & Harga

moisturizer natural dari brand lokal

Sensatia Botanical Amber Rose Facial Dream Cream (Rp. 240.000,-/65 gr)

Blissful; subtly europhic, full-bodied, seductive & extremely enticing; Sensatia’s amber rose facial dream cream is the richest, most sensually-addicting facial moisturizer on the planet. Natural amber essence is sinfully-coupled with pure rose absolute resulting in complete rapture”.

Packaging & Visual

review sensatia botanicals dream cream

Moisturizer Sensatia Botanicals dikemas dalam jar plastik gelap. Di mulut jar ada aluminium foil untuk menjaga kualitas produk tetap bagus. Bodi jar dilapis kertas berisi cara penggunaan dan komposisi produk, warna temanya hijau.

Boks karton terbuat dari kertas daur ulang, warna temanya hijau juga. Terdapat keterangan deskripsi produk, cara menggunakan, ingredients, juga expired date pada boks. Seperti produk Sensatia Botanicals lainnya, di sisi kanan kiri boks terdapat tulisan “pure” dan “natural”.
Baca : Unboxing Sensatia Botanicals
Ingredients

skincare natural

Water (Aqua), Butyrospermum Parkii (Shea) Butter, Cetearyl Glucoside & Sorbitan Olivate, Olea Europaea (Olive) Fruit Oil, Aleurites Moluccana (Kukui) Nut Oil, Cera Alba (Beeswax), Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil, Parfum (Natural Amber Essence Blend), Triticum Vulgare (Wheat) Germ Oil, Zea Mays (Corn) Starch, Sodium Citrate, Benzyl Alcohol & Benzoic Acid & Dehydroacetic Acid, Bixa Orellana (Annatto) Seed Oil, Tocopherol (Vitamin E), Xanthomonas Campestris (Xanthan) Gum, Citric Acid,Rosa Damascusa (Rose) Extract, Hippophae Rhamnoides (Seabuckthorn) Oil, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Extract.

First Impression

Kalau dilihat di laman situsnya, Amber Rose Facial Dream Cream ini direkomendasikan untuk kulit kering hingga normal. Jadi tentu saja moisturizer cream ini sangat rich. Krimnya berwarna kuning dan agak thick konsistensinya. Ketika dipegang terasa licin namun ketika diaplikasikan cepat meresap.

sensatia botanicals amber rose dream cream review

Krim pelembap asal Indonesia ini memiliki aroma khas eksotis yang mirip jamu campur menyan. Benar-benar mirip jamu ; woody, spicy, mature, kaya, dan kesannya luxurious sekaligus misterius. Kalau dilihat di ingredients listnya, aroma jamu ini berasal dari natural amber essence blend.

Amber itu aslinya resin pohon yang menjadi fosil. Istilah populernya, dupa, atau kemenyan. Tapi jangan dibayangkan bau kemenyan seperti yang menjadi indikator munculnya hantu yaa. Walaupun agak mirip sih. LOL.

Ternyata aroma amber punya banyak manfaat loh, di antaranya : menenangkan pikiran, membersihkan pori-pori, meremajakan kulit, menambah elastisitas kulit, juga memperbaiki sistem imun.

 Saya memakai Sensatia Botanicals Amber Rose Facial Dream Cream pada pagi dan malam hari. Tipis-tipis saja waktu pagi supaya wajah tetap terasa ringan karena harus ditumpuk sunscreen dan makeup juga. Nah, malamnya baru saya memakai agak banyakan supaya esoknya wajah terasa lembap dan kenyal.
Baca : Sensatia Botanicals Cream Cleanser

What I Love and What I Don’t
  • Saya suka konsep naturalnya. 
  • Saya suka daya melembapkannya, tidak over moisturizing. 
  • Saya kurang suka wanginya agak sedikit terlalu kuat. 
  • Sayang juga tidak disertai spatula dalam kemasannya.

Sensatia Botanicals : Website | Instagram 

(ADV)

4 comments

  1. Wow... jadi nambah ilmu nih soal pelembab.

    ReplyDelete
  2. Lagi nyari moisturizer, soalnya udah mau abis. Kebetulan baca reviewnya Kak Virly hehehe, boleh deh aku masukin wishlist :D

    Cindy,
    apriljournals.blogspot.co.id

    ReplyDelete
  3. Iya wajahku agak kering tapi kalau Banyak pelembap juga jadi berminyak, agak susah aku nemuin pelembap yang cocok ma wajahku, sama pernah nyobain yang aroma bengkuang tapi kok dipakai di wajah baunya agak gak enak, sampai saat ini masih gunta ganti pelembap nih 😁

    ReplyDelete
  4. Diliat dari ingredientsnya, pelembab ini memang 'kaya' akan kandungan2 yang bermanfaat ya..

    ReplyDelete

Halo, terimakasih sudah mampir di JurnalSaya. Satu komentar Anda sangat berarti bagi saya.
Semua komentar dimoderasi ya. Komentar yang berisi pesan pribadi akan saya anggap spam.
Oiya, tolong jangan tinggalkan link hidup di badan komentar. Kisskiss

© JurnalSaya
Maira Gall