Thursday, November 16, 2017

REVIEW WARDAH SEAWEED CLEANSING MICELLAR WATER

review wardah micellar water

Tahu dong Wardah baru saja merilis produk baru berupa micellar water ? Saya penasaran dan nyoba juga. Sebenarnya nggak penasaran banget sih. Cuma ya, well, worth to review.

Spoiler : micellar waternya Wardah ini bagus, beneran. Tapi, ada tapinya.
Deskripsi & Visual


micellar water lokal yan bagus

Wardah Seaweed Cleansing Micellar Water (Rp. 27.000,-/100 ml)

“Cukup sekali usap, wajah mulai tampak bersih seketika tanpa bilas. Cocok untuk memberihkan make up on the go. Diformulasikan dengan Balancing Seaweed + Cucumber Extract, Multiaction Formula (membersihkan, mengangkat make up, membantu melembapkan tanpa rasa berminyak), Bio Cleansing Active (bahan aktif pembersih dari minyak zaitun)”.

Sebenarnya deskripsi di packagingnya lebih panjang, tapi intinya begitu. Jujur saya punya catatan (dan pertanyaan). Wardah, atau siapapun yang ngerti, please jawab.

Satu, karena ini produk cleansing micellar water, ya pasti nggak akan meninggalkan kesan oily di muka. Memangnya ada micellar water yang terasa berminyak ? Maksud saya, frase “melembapkan tanpa rasa berminyak” itu kayaknya salah tempat deh. Tapi ya nggak apa-apa juga sih.

Dua, yang saya tahu micellar water itu di dalamnya terkandung molekul micelles yang bertugas mengangkat make up. Nah, kenapa Wardah nggak menyebut-nyebut soal molekul michelles ini di deskripsi panjangnya ? Apa disebut dengan istilah lain ? Ada yang bisa jelasin ?
Baca : Biokos Derma BrightIntensive Brightening Foam
Move on ke desain packagingnya yang bikin mata puas. Visualnya oke, cute banget. Good job, Wardah ! Botol plastik slim transparan, dengan aksen gambar rumput laut dan warna toska khas Wardah : fresh. Ukuran botolnya kecil jadi travel friendly. Tutup flip topnya berfungsi dengan baik, nggak ada cerita tumpah di dalam pouch make up atau sebangsanya.

Ingredients


wardah seawed cleansing micellar water

Aqua, Peg-6, Caprylic/Capric Glycerides, Propanediol, Biosaccharide Gum-2, Olive Oil Peg-7 Esters, Propylene Glycol, Panthenol, Cetrimonium Bromide, Disodium Edta, Cucumis Sativus Fruit Extract, Ulva Lactuca Extract, Glycerin, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate.

Sulfate free, parabens free, alcohol free, tapi pakai fragrance. Preservative-nya ada Potassium Sorbate, Sodium Benzoate, dan Cetrimonium Bromide. Dua zat yang disebut pertama juga berperan sebagai pewangi. Ada yang anti fragrance ? Saya sih nggak anti, tapi lebih suka yang kandungan fragrance-nya minimal.

Performa

Pertama, Wardah micellar water ini wangi. Dan wanginya nempel lama. Wanginya nggak ganggu sih, tapi tetep aja wangi.


micellar water drugstore ampuh

Kedua, bisa bersihin make up sekali usap. Lihat foto di atas ? Itu saya usap pakai 1 kapas, tapi ngusapnya 10 kali sih. Concealer Catrice, eyeliner Pixy, eyeliner Caring by Biokos bersih total. Cuma tersisa stain dari lip cream Poppy Dharsono dan eyeliner pen Wardah.

Jadi, nggak bisa membersihkan make up dalam sekali usap ya. Nggak masalah juga sih. Saya biasanya pakai micellar water untuk 3rd cleanser (cleansing oil atau milk cleanser, face wash, baru micellar water), jadi memang nggak berharap micellar water mampu mengangkat semua make up.
Baca : Sensatia BotanicalsCream Cleanser
Ketiga, kalau kena mata perih dan kalau kejilat pait banget. Memang ada tulisannya “hindari kontak dengan mata” sih. Dan micellar water memang bukan untuk dijilat.

Keempat, soal fitur membantu melembapkan kulit, saya kira gimmick doang. Di kulit saya sama aja rasanya dengan micellar water lain. Kandungan seawed dan cucumber extractnya nggak ngaruh. But again, ini kan cleansing water, melembapkan kulit itu tanggung jawabnya moisturizer.
Baca : Sensatia BotanicalsAmber Rose Facial Dream Cream
Siapa yang udah nyoba Wardah Micellar Water juga ? Share dong pendapat kamu !

Kiss kiss

No comments

Post a Comment

Halo, terimakasih sudah mampir di JurnalSaya. Satu komentar Anda sangat berarti bagi saya.
Semua komentar dimoderasi ya. Komentar yang berisi pesan pribadi akan saya anggap spam.
Oiya, tolong jangan tinggalkan link hidup di badan komentar. Kisskiss

© JurnalSaya
Maira Gall