Tuesday, August 21, 2018

REVIEW : TIGA WARNA NATURAL WARDAH LIP TINT

review wardah lip tint

Tadinya saya mau masukin review lip tint Wardah ke rubrik Current Favorite. Tapi kok ternyata saya enggak sesuka itu sama lip tint ini. Bukan berarti saya bilang lip tint Wardah enggak bagus ya. Cuma masalah selera kok.


Wardah Everyday Cheek & Lip Tint

wardah lip tint yang nggak bikin kering

Dengan percaya diri Wardah mengklaim lip tintnya mengandung manfaat moisturizing sekaligus nourishing, pigmented tapi sekaligus natural. Sounds like prasyarat produk lip color ideal terpenuhi kan? Iya, ideal menurut yang suka bibir berwarna tapi enggak kelihatan pakai lipstik banget.

Menurut Wardah sendiri, efek moisturizing dari lip tint-nya berkat 7 natural essence yang terkandung di dalamnya. Natural essence apakah yang dimaksud? Mari kita cari tahu.

ingredients wardah lip tint

Ingredients: Aqua, Octyldodecanol, Glycerin, Phytosteryl/Isostearyl/Cetyl/Stearyl/ Behenyl Dimer Dilinoleate, Ethylcellulose, Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acryloyidimethyl Taurate Copolymer, Behenyl Alcohol, Stearyl Alcohol, Polysorbate 60, Tocopheryl Acetate, Peg-20 Phytosterol, Phenoxyethanol, Fragrance, Cetyl Alcohol, Phytosterois, Chlorphenesin, Squalane, Caprylic/Capric Triglyceride, Glyceryl Stearate, Hydrogenated Lecithin, Oenothera Biennis (Evening Primrose) Oil, Olive (Olea Europaea) Oil, Prunus Amygdalus Dulcis (Sweet Almond) Oil, Shea Butter (Butynospermum Parkii), Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil, Allantoin, Ethylhexylglycerin, Sorbitan Isostearate, Stevioside. May contain: CI 16035, CI 17200, CI 45380, CI 45410

Dari ingredients list di atas, saya hanya menemukan 5 bahan yang berupa nama ilmiah tanaman yang punya benefit moisturizing. Kalau itu yang dijadikan indikator natural essence. Tapi kalau yang disebut natural essence itu apapun yang animal/plant based, ya alkohol, stevioside sebagai masking agent, lecithin, itu semuanya natural juga. Jadi, enggak usah dibahas lebih lanjut ya?

Mari membahas warna dan performanya saja. Karena tujuan kalian baca review lip tint kan mau tahu warna dan performanya, benar? Yang penting enggak ada bahan berbahaya saja.
Baca : Lip Cream Emina, Wardah,dan Make Over, Bagus Mana?
Warna

lip tint lokal wardah
Kiri - Kanan: Pink On Point, My Baerry, Red Set Glow

Sesuai dengan namanya yang mengusung konsep everyday wear, Wardah merilis tiga warna saja untuk lip tint pertamanya. Ketiga warnanya pun warna-warna yang aman: Pink On Point, My Baerry, dan Red Set Glow. Enggak ada warna istimewa sebenarnya. Dan lip tint memang bukan ditujukan untuk orang yang gemar bermain warna.

Begini swatchnya.

Pink On Point: warna pink universal, di tangan kelihatan hampir mirip dengan Red, Set, Glow, tapi saat diaplikasikan ke bibir warnanya kelihatan pink muda. Enggak muda banget juga sih. Cocok dipakai full lips, kurang bagus kalau dibikin ombre.

My Baerry: warnanya enggak sengejreng bayangan saya. Pinknya masih bisa dipakai ke sekolah. Shade pinknya pun jenis medium yang cocok dipakai semua skin tone.

Red, Set, Glow: enggak semerah warna tubenya. Cantik banget dipakai ombre lips. Warna merahnya enggak vampy seperti keinginan saya. Tapi justru bisa dipakai di siang hari.

Performa

Yang saya suka, Wardah Everyday Cheek & Lip Tint ini enggak seperti lip tint dari brand Korea yang pernah saya coba. Teksturnya liquid-oily, bukan cair seperti air yang langsung meresap begitu dioles ke bibir. Lip tint Wardah ini sangat blendable menurut ukuran lip tint. Saya biasanya mengaplikasikan lip tint Wardah di tengan bibir saja kemudian saya ratakan ke pinggir-pinggir menggunakan jari. Hasilnya sangat natural.

Tekstur oilynya membuat si lip tint tetap compatible dengan permukaan bibir yang kering. Saat pertama kali diaplikasikan, lip tint Wardah ini terasa melembapkan bibir saya. Lembapnya mengingatkan saya pada oinment yang bersifat oklusif. Jadi setelah beberapa saat, bibir saya tetap kering namun si lip tint enggak ngecrack.

Ketiga warna lip tint Wardah ini tekstur dan formulanya sama, enggak ada warna mana lebih bagus atau warna mana lebih mengecewakan.

Dari sisi pigmentasi bagus kok. Enggak ada yang patchy saat dipakai. Warnanya keluar dalam sekali sapuan. Tapi ya enggak bisa menutup warna kehitaman di pinggiran bibir.
Baca: Review Inez Luscious LiquidLipstick
Soal ketahanan, lip tint lokal halal ini juara. Saya pakai dari jam 8 pagi enggak luntur sampai jam 7 malam, meskipun sudah saya pakai makan dan minum. Yang saya enggak suka, layaknya lip tint lain, Wardah lip tint juga susah dihapus. Enggak cukup hanya cleansing oil atau lip butter (yang biasanya saya pakai sebagai lipstick remover). Setiap kali membersihkan lip tint Wardah, saya perlu scrubbing juga.

Hal lain yang saya enggak suka dari lip tint Wardah adalah aroma manisnya yang cukup kuat, cenderung bikin pusing.
Baca: Review Purbasari Lip Cream
Kemasan

wardah everyday cheek and lip tint baru

Saya suka Wardah mengemas lip tintnya dengan kemasan yang sederhana dan terkesan straightforward. Tube-tube kecil berwarna-warni dengan volume 5,5 ml, tutup putih, box vibrant. Kesan teenagernya dapet banget.

Aplikatornya enggak istimewa, sama seperti aplikator lip cream pada umumnya. Dan saya enggak ada masalah. Lha wong sayanya lebih suka apply lip tint pakai jari.

Siapa lagi yang udah nyobain lip tint Wardah? Share dong opini kalian!

Kiss kiss.

1 comment

  1. Jadi pengen coba, suka pink soalnya..iya lipstik Wardah kadang ada yang wanginya menyolok, pening..

    ReplyDelete

Halo, terimakasih sudah mampir di JurnalSaya. Satu komentar Anda sangat berarti bagi saya.
Semua komentar dimoderasi ya. Komentar yang berisi pesan pribadi akan saya anggap spam.
Oiya, tolong jangan tinggalkan link hidup di badan komentar. Kisskiss

© JurnalSaya
Maira Gall