Wednesday, October 3, 2018

MY CURRENT FAVORITE: BODY SCRUB DARI BIJI KOPI


 review the body heart coffee body scrub

As a big fans of coffee, tentu saja body scrub lokal satu ini langsung jadi favorit saya sejak pertama dibuka. Aromanya bukan seperti biji kopi murni, tapi lebih seperti aroma kopi susu. Body scrub ini bikin saya betah mandi lama-lama. Fun fact, si body scrub ini sebenarnya sudah habis bahkan sebelum saya mulai nulis ini.


Apa Ini?

the body heart whipped body scrub

Nama lengkap officialnya The Body Heart Whipped Body Scrub Coffee Arabica. Yes, dari brand lokal kesayangan saya, The Body Heart. Harganya Rp. 45.000/100gr di official shopnya di Shopee. Affordable lah.
Baca: The Body Heart StrawberryLip Balm
Klaimnya “our body scrub exfoliates and nourishes your skin at the same time.” Singkat, padat, dan straightforward. Saya suka yang begini. Enggak kebanyakan janji. Dilihat dari nama dan klaimnya sih kelihatan ya, ini produk scrub badan. Yang belum kelihatan adalah kenapa saya sesuka ini pada The Body Heart Coffee Arabica Whipped Body Scrub selain karena faktor kopinya.

Detail

body scrub tanpa microbeads

Mari mulai dari packagingnya. Whipped Body Scrub The Body Heart ini dikemas dalam jar plastik bening dengan tutup kaleng bervolume 100gr. Ukuran yang pas untuk vanity di bathroom, tapi enggak travel friendly. Catatan saya sih, tutupnya terasa licin sehingga agak susah dibuka saat tangan basah.

Beralih ke ingredients list. Begini yang tertulis: coffee arabica powder, coconut oil, sweet almond oil, milk, sunflower oil, beeswax, stearic acid, vitamin E, fragrance.

Enggak ada microbeads a.k.a polyethylene atau scrub plastik di daftar komposisinya. Jadi, enggak merusak lingkungan. The Body Heart menggunakan bubuk kopi kasar sebagai komponen eksfoliatornya.


Nah, karena yang digunakan adalah bubuk kopi, scrubnya enggak terlalu kasar. Jadi nyaman dipakai. Plus teksturnya yang serupa whip cream bikin sesi scrubbing enggak abrasif.

Oh, saya belum bilang ya kalau scrub The Body Heart ini malah mirip body butter? Iya, selembut itu.

Kenapa Favorit?


Satu, enggak merusak lingkungan. Ini penting karena saya concern ke sini juga. Sebisa mungkin saya enggak pakai scrub dengan bahan polyethylene. Egois banget dong, demi kulit halus lantas mengabaikan alam.

Dua, coffee factor. Saya enggak bisa mengabaikan yang satu ini.
Baca: Cleansing Oil dari Kopi
Tiga, setelah scrubbing, kulit saya beneran terasa jauh lebih halus tapi enggak kering. Scrubbingnya gampang banget. Teksturnya yang serupa whip cream enggak bikin body scrub ini lengket saat dipakai. Dibilasnya juga segampang itu.

Sayangnya cuma satu, wangi kopinya enggak tahan lama. Begitu dibilas, wanginya ikut menguap.

Ada yang  pernah coba Coffee Body Scrubnya The Body Heart? Share dong cerita kalian!
The Body Heart : Instagram | Shopee

No comments

Post a Comment

Halo, terimakasih sudah mampir di JurnalSaya. Satu komentar Anda sangat berarti bagi saya.
Semua komentar dimoderasi ya. Komentar yang berisi pesan pribadi akan saya anggap spam.
Oiya, tolong jangan tinggalkan link hidup di badan komentar. Kisskiss

© JurnalSaya
Maira Gall