Friday, March 30, 2018

REVIEW : AVOSKIN PHTE 30ml & ALOE VERA FACIAL WASH

avoskin beauty review


Mari mulai membedah oleh-oleh BS ke Jogja satu per satu. Anyway, kalau mau lihat oleh-oleh apa saja yang saya dapat dari Beautiesquad 1st Gathering, ada di highlight Instastory ya. Judulnya Unboxing, yang udah saya cobain ada di Read & Tried. Kalau nungguin blogpostnya, reply aja di stories produk apa yang ditunggu review fullnya.


Sekarang saya mau review produk Avoskin yang jadi bintang utama: esens lokal yang namanya sedang naik daun karena jadi favoritnya Suhay Salim dan Sekar Arum. Yup, apa lagi kalau bukan Avoskin PHTE. Plus facial washnya yang kita dapat dari Workshop Skincare 101 bareng mba Fatimah Nada, PR dari PT Avo (yang menaungi Avoskin) di Indiecology Cafe.
Mau tau performa si Avoskin PerfectHydrating Treatment Essence gimana? Keep reading!

Avoskin PHTE 30ml

avoskin perfect hydrating treatment essence review

Ingredients : Aqua, Alcohol, Ethyl Ascorbic Acid, Propylene Glyol, Glycerin, Fragrance, Chamomile (Anthemisnobilis) Extract, Carrot (Daucus Carota Sativa) Oil, Rosa Canina Fruit Oil (Rosehip), Carbomer, Triethanolamine, Mineral Oil.

Saya akan mulai dari ingredients. Ada beberapa yang saya garis bawahi: alcohol, parfume, carrot oil, vitamin C, dan mineral oil.

Alkohol di sini sebagai solvent, juga berfungsi supaya essence lebih cepat terserap kulit. Bagi sebagian orang, alkohol memang irritant. Alkohol memang menguras minyak alami kulit. Makanya harus diimbangi dengan hidrasi yang cukup. Tapi alkohol bukan bahan berbahaya yang wajib dihindari seperti merkuri.

Parfum, sama seperti namanya. Kandungan parfum ini enggak memberikan manfaat apa-apa kecuali pewangi. Mbak Nada bilang, Avoskin memakai ekstrak apel untuk parfumnya. Enggak heran kalau aroma Avoskin Perfect Hydrating Treatment Essence seperti apel.

Vitamin C berupa Ethyl Ascorbic Acid yang stabil dan larut air. Dari dulu yang saya tahu vitamin C diidentikkan sebagai pencerah kulit. Vitamin C juga berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi kulit dari paparan segala macam di dunia luar. Googling deh kalau pengen tahu lengkapnya.

Carrot oil, ini ingredient unik. Jarang banget saya nemu skincare pakai minyak yang disarikan dari wortel. Padahal ternyata benefitnya untuk kulit banyak loh. Carrot oil itu antibakteri alami, bisa memperbaiki moisture barrier kulit, juga membantu meredakan jerawat.

Terakhir, mineral oil. Saya enggak suka mineral oil karena sifatnya yang clogging pores. Udah, gitu aja.

Move on dari ingredients, saya suka banget tampilan si Avoskin PHTE 30 ml. Botolnya kaca elegan, ukuran mini, jadi enggak berat dibawa. Sayangnya enggak benar-benar travel friendly. Isinya rentan bertumpahan.

Dari segi tekstur, Avosin PHTE ini enak banget. Enggak cair seperti essence lain, tapi lebih terasa rich. Ketika ditepuk-tepukkan ke kulit langsung meresap. Langsung bisa ditimpa step skincare berikutnya, enggak perlu menunggu hingga beberapa menit.

Facial Wash With Aloe Vera

facial wash avoskin

Ingredients : Aqua, Sodium Cocoyl Alanite, Sodium Laureth Sulfate, Cocamidopropyl Betaine, Polyquaaternium-39, Triethanolamine, Sodium PCA, Acrylates C 10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Tocopherol, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Fragrance (parfum) Components and Finished Fragrances, DMDM Hydantoin, Phytosteryl Octyldodecyl Lauroyl Glutamate

ingredients facial wash

Ya, despite of 3 macam surfaktan (including SLS) di 5 daftar terdepan ingredients, banyak moisturizing agent di dalam facial wash Avoskin. Sodium PCA merupakan humektan yang disarikan dari tumbuh-tumbuhan, termasuk alga, rumput laut, atau coconut oil. Bagus untuk menjadikan kulit tetap lembap. One of the best humektan, kalau menurut Paula’s Choice.

Lalu ada aloe vera extract sebagai komposisi jagoan. Sudah menjadi rahasia umum sih ya kalau aloe vera itu punya efek soothing dan moisturizing saat digunakan dalam skincare. Selain itu ada vitamin E (tocopherol) sebagai antioksidan dan moisturizer.

Saat dipakai mencuci muka, facial wash Avoskin ini berbusa cukup banyak. Saya memakainya dengan cara menuangkan produknya di telapak tangan yang basah, dibusakan, baru diaplikasikan ke kulit wajah. Terasa seperti ada butiran scrub dalam facial washnya. Tapi enggak yang kasar. Dan enggak pakai microbeads.

Btw, sediaan facial wash Avoskin ini sifatnya liquidy. Hati-hati pas nuang ke tangan, saya seringkali kebanyakan nuang. Well, untuk produk dengan konsistensi agak cair begini, kayanya kemasan botol dengan pump lebih kompatibel. Instead of tube dengan bukaan flip top di bagian bawah. Tips juga nih ya. Saat menyimpan facial wash Avoskin, alangkah lebih baik kalau bukaan tabungnya di atas. Yes, diberdiriin kebalik. Kalau bukaannya di bawah nanti bertumpahan produknya.

Lantas, bagaimana rasanya setelah mencuci muka menggunakan Avoskin Facial Wash with Aloe Vera? Kan ada SLS-nya, bikin kulit kering enggak? Surprisingly, enggak loh. Enggak ada rasa kesat sama sekali setelah cuci muka. Yang saya rasakan setelah mencuci muka, kulit terasa bersih dan alus banget. Enak dipegangnya. Rasa alus silk-like-skin itu dari Polyquaaternium-39, FYI.

My Thoughts

Basically, saya suka kedua produk Avoskin di atas. Baik Avoskin Perfect Hydrating Treatment Essence mini size maupun facial washnya nyaman saat dipakai. Sayang banget, kombinasi sulfat pada facial wash dan alkohol pada essence kurang cocok di kulit saya.
Meskipun kulit saya terasa lembap sesaat setelah Avoskin PHTE diaplikasikan, ternyata kelihatan patchy ketika ditimpa foundation atau BB cream. Terutama di area pipi yang ada bekas jerawat.

Soal klaim meredakan acne (saya menemukan banyak pengguna Avoskin PHTE yang bilang begini), saya setuju sih. Selama memakai dua produk Avoskin ini kulit saya enggak dihinggapi jerawat (kecuali kemarin sempat sekali karena mencoba moisturizer baru).

Jadi ya, saya love-hate gitu sama essens dan facial wash Avoskin. Untuk mengakalinya sih, saya menggunakan hydrator lain sebelum dan sesudah Avoskin PHTE, lalu melanjutkannya dengan moisturizer yang lebih rich. Kemudian, saya selalu triple cleansing dan exfoliate kulit supaya enggak ada sisa-sisa mineral oil yang menyumbat pori-pori.

Ada yang pernah mencoba produk-produk Avoskin lainnya? Share dong cerita kamu! Oiya, klik tagar #BeautiesquadXAvoskin di Instagram untuk baca review Avoskin beauty dari anak-anak Beautiesquad yang lain.

Eh, saya sudah bilang belum kalau Avoskin punya komunitas menarik bernama Rubi Community? Bisa dicek akun Instagramnya @rubicommunity yang anggotanya para selebgram, perempuan-perempuan berprestasi, serta para beauty enthusiast di Yogyakarta.
Kiss kiss
Avoskin : Website | Instagram

No comments

Post a Comment

Halo, terimakasih sudah mampir di JurnalSaya. Satu komentar Anda sangat berarti bagi saya.
Semua komentar dimoderasi ya. Komentar yang berisi pesan pribadi akan saya anggap spam.
Oiya, tolong jangan tinggalkan link hidup di badan komentar. Kisskiss

© JurnalSaya
Maira Gall