Thursday, July 25, 2019

CURRENT FAVORITE: PYUNKANG YUL ESSENCE TONER

 review PYUNKANG YUL ESSENCE TONER


Seharusnya saya nulis judulnya “Latest Favorite” mengingat tonernya Pyunkang Yul ini saya pakainya lebih dari dua bulan yang lalu. Enggak apa-apa lah ya. Jarang-jarang lho saya repurchase satu produk tertentu.
Baca: Repurchase Face Oil 7 Botol
Saya akan nulis singkat aja. Toner macam apakah Pyunkang Yul ini sehingga menjadi salah satu favorit saya?

Apa Ini?

Sudah saya sebut di judul, ini toner dari brand Pyunkang Yul. Mereka punya 2 varian toner yang kemasannya mirip begini. Yang satu toner mist dan satunya lagi essence toner. Punya saya ini essence toner. Tekstur produknya cairan kental yang cukup thick. Tanpa aroma maupun warna.


Sebagai penganut basic skincare routine, saya menggunakan Pyunkang Yul Essence Toner di step toner, sehabis face wash. Langsung tuang si toner ke tangan kemudian ditepuk-tepuk di kulit. Kadang saya pakai 7 skin method juga. Lalu saya tutup dengan moisturizer atau face oil.
Baca: Simple Skincare Routine untuk Acne-Prone Skin
Awalnya saya skeptis pada produk ini karena hype banget. Semua orang pakai dan semua orang suka. Saya jadi su’udzon Pyunkang Yul Essence Toner ini overrated.

Ternyata memang worth the hype. Kulit saya selama pakai Pyunkang Yul itu (tentu dengan rangkaian face wash dan moisturizer yang juga cocok) lagi bagus-bagusnya. Jarang iritasi (kecuali kalau pakai exfoliator 3x seminggu), plump, dan kelihatan well-hydrated.

Details


Ingredients: Astragalus Membranaceus Root Extract, 1,2-Hexanediol, Butylene Glycol, Bis-Peg-18 Methyl Ether Dimethyl Silane, Hydroxyethylcellulose, Carbomer, Arginine.
Pendek banget list-nya!

Astragalus Membranaceus root extract ini punya kandungan antioksidan yang bagus untuk kulit oily-combination. Konon dapat membantu menyeimbangkan sebum, mencegah break out, juga memudarkan noda di kulit wajah.

Ada silikon yang memberi rasa licin di produknya tapi sama sekali enggak ada sensasi produk ngambang di atas kulit.

Kenapa Favorit?


Satu, karena works very well di kulit saya. Meresapnya cepet. Enggak ada rasa greasy sama sekali.

Dua, ingredients list-nya pendek. Saya punya semacam obsesi pada sesuatu yang simpel dan minimalis. Semakin sedikit daftar ingredients, berarti semakin mudah melacak kalau ada yang enggak cocok.

Tiga, harganya sangat affordable. Saya beli IDR 150K/100 ml di Althea. Meskipun isinya relatif sedikit dibandingkan toner lain, tapi a little goes a long way. Satu botol cukup dipakai lebih dari sebulan.
Baca: 10 Skincare Wajib Beli di Althea
Empat, packaging-nya simpel juga. Botol plastik dengan tutup flip top yang ringan. Aman dibawa bepergian dan enggak takut kesenggol pecah. Selama saya pakai (beberapa kali saya bawa travelling), belum pernah ada kejadian toner merembes atau tumpah di pouch skincare.


Kalau saya sesuka itu pada Pyunkang Yul Essence Toner, kenapa saya belum repurchase untuk ketiga kali? Alasannya karena lagi bosen aja. Feeling saya mengatakan, nampaknya saya akan repurchase lagi suatu hari kemudian.

Ada yang suka banget juga sama Pyunkang Yul Essence Toner? Cerita dong, suka bangetnya kenapa?

1 comment

Halo, terimakasih sudah mampir di JurnalSaya. Satu komentar Anda sangat berarti bagi saya.
Semua komentar dimoderasi ya. Komentar yang berisi pesan pribadi akan saya anggap spam.
Oiya, tolong jangan tinggalkan link hidup di badan komentar. Kisskiss

© Jurnal Saya
Maira Gall