Monday, January 6, 2020

NIGHT SKIN CARE ROUTINE PAKAI CLINELLE UNTUK KULIT SENSITIF-ACNE PRONE



Selama akhir tahun kemarin, saya nyobain 3 produk skin care baru dari Clinelle untuk night routine. Terdiri dari cleansing gel, thermal water spray, dan sleeping mask. Rangkaian perawatan kulit Clinelle ini dikirimkan oleh Clozette Indonesia untuk keperluan review. Tapi spoiler alert! Saya suka sekali cleansing gel-nya.

Baca: Clinelle Purifying Series
Clinelle ini konsisten dengan 7 secrets to happy skin yang diusung. Apa saja?
1. No artificial fragrance karena menyebabkan iritasi.
2. No artificial colors karena mengiritasi kulit juga.
3. No bahan comedogenic karena menyumbat pori-pori.
4. No mineral oil karena berpotensi menyebabkan milia dan cosmetic acne.
5. No SD alcohol karena membuat kulit kering.
6. No lanolin karena berpotensi mengiritasi kulit.
7. Semua produk Clinelle sudah teruji klinis (dermatologically tested).

Clinelle Deep Cleansing Gel


Ingredients: Aqua (Water), Decyl Glucoside, Acrylates Copolymer, Cocamidopropyl Betaine. Ppg-26-Buteth-26, Peg-40, Hydrogenated Castor Oil, Phenoxyethanol, Peg-90 Glyceryl Isostearate, Coco-Glucoside, Glyceryl Oleate, Chiorphenesin, Sodium Hydroxide, Citric Acid, Laurenth-2, Bisabolol, Citrus Limon (Lemon) Peel Oil, Lavandula Hybrida Oil, O-Cymen-5-Ol, Tocopheryl Acetate, Propylene Glycol, Menthyl Lactate, Arnica Montana Flower Extract, Helianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil, Aloe Barbadensis Leaf Juice, Tocopherol, Hydrogenated Palm Gylcerudes Citrate, Lecithin, Panax Ginseng Root Extract, Hedera Helix (Ivy) Extract, Ascorbyl Palmitate, Asiaticoside, Asiatic Acid, Madecassic Acid, Camellia Sinensis Leaf Extract, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate.

Dilihat dari ingredients-nya sekilas Clinelle Deep Cleansing Gel ini nampak seperti face wash reguler (tapi memangnya face wash irreguler yang seperti apa? Lol). Terdiri dari surfaktan, emollient, busa, pengawet, disertai ‘pemanis’ dari ekstrak tumbuh-tumbuhan.

Namun tentunya ‘pemanis’ di sini ada alasannya. Ekstrak Centella Asiatica untuk meningkatkan produksi kolagen (repair skin support structure). Ekstrak ginseng untuk membantu mengencangkan kulit (fungsi refine). Dan ekstrak green tea sebagai anti mikroba sekaligus antioksidan (reshield). Clinelle mengklaim tiga fungsi tersebut sebagai RX3 Action.

Menarik sekali menekankan fungsi merawat kelembapan kulit dalam sebuah produk pembersih. Menurut saya hal ini perlu banget untuk dikampanyekan, karena masih banyak yang menganggap pembersih wajah harus terasa bersih dan kesat di kulit.


Saya suka sih performa si Clinelle Deep Cleansing Gel ini. Nggak bikin kulit kering atau kesat sehabis cuci muka. Worth it lah dengan harganya di kisaran Rp 109.000,-/100 ml. Ada aroma wangi segar tapi sama sekali nggak mengganggu. Tekstur produknya sendiri berupa gel cair bening yang bisa dibusakan sedikit. Saya pakainya sebagai second cleanser setelah makeup remover.

Sejauh ini sih nggak ada reaksi negatif  di kulit saya, jadi akan saya pakai terus sebagai face wash.

Clinelle Pure Swiss Thermal Spring Water


Ingredients: Aqua (Swiss Bad Schinznach Thermal Spring Water), Nitrogen, Phenoxyethanol, Sodium Hydroxide, Sodium Benzoate.

Sejujurnya, Clinelle Pureswiss Thermal Spring Water ini merupakan thermal water spray pertama saya. Jadi saya nggak expect apa-apa selama memakainya. Dilihat dari daftar komposisinya sih air dan preservatives ya. Kalau Clinelle menyebut thermal water-nya sebagai hydra booster yang memaksimalkan perlindungan kulit.

Well, semacam hidrator untuk mempersiapkan kulit menerima nutrisi gitu. Kan kulit semakin optimal menyerap manfaat skin care dalam keadaan terhidrasi. Lalu apa bedanya Clinelle Pureswiss Thermal Spring Water ini dibandingkan air biasa? Clinelle menyebut bahwa thermal water ini kaya akan 20 mineral langka, tinggi kandungan selenium, dan punya ph balance 5,5 yang ideal untuk kulit sensitif.

Jadi, apakah sebagus itu? Psst … Di kulit saya nggak ada perbedaan signifikan antara pakai thermal water spray atau air distilasi tanaman tertentu.


Harganya Rp 169.000,-/150 ml, bisa dibeli di drugstore yang ada di mall-mall gitu.

Mengabaikan faktor absennya perbedaan signifikan tadi, sebetulnya thermal water dari Clinelle ini cukup oke lho. Saya memakainya sebelum toner (pernah pakai di step hydrating toner ternyata kurang melembapkan) atau sebelum face oil. Nggak ada reaksi negatif sama sekali. Selain itu, botolnya yang berupa kaleng ringan cukup kokoh. Spray di tutupnya bisa menyemprotkan produk dengan sangat baik menjadi butiran air sangat kecil nan merata.

Clinelle Pure Swiss Hydra Calm Sleeping Mask


Ingredients: Aqua (Thermal Spring Water), Cyclopentasiloxane, Glicerin, Cyclohexasiloxane, Peg-10 Dimethicone/Vinyl Dimethcone Crosspolymer, Dimethcone, Sodium Chloride, Phenoxyethanol, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Ethylhexylglycerin, 1,2-Hexanediol, Dimethiconol, Lavandula Angustiflora (Lavender) Oil, Sodium Hyaluronate, Citrus Limon (Lemon) Peel Oil, Citrus Aurantium Dulcis (Orange) Peel Oil, Citrus Aurantium Bergamia (Bergamot) Fruit Oil, Pelargonium Graveolens Flower Oil, Onsen Sui, Chamomile Recutita (Matricaria) Flower Extract, Gentiana Lutea Root Extract, Artemisia Absinthium Extract, Portulaca Oleracea Extract, Acer Saccharum (Sugar Maple) Extract, Cassia Angustifolia Seed Polysaccharide, Hydroxyethylcellulose, Glyceryl Caprylate.

Wow panjang sekali daftarnya. Intinya sih ini moisturizer yang dirancang untuk penggunaan malam hari. Clinelle mengklaim sleeping mask-nya memberikan hidrasi optimal dan efek mencerahkan sepanjang malam. Rahasianya terletak pada kandungan botanical hyaluronic acid, thermal spring water, dan bio calm complex. Konon formula tersebut dapat mengunci kelembapan selama 72 jam, dan memberikan hasil yang nyata dalam 3 hari.


Saya suka Clinelle Pureswiss Hydracalm Sleeping Mask ini karena efek menyegarkannya. Nyegerin ini in term of tekstur maupun aromanya. Yup, aroma segar keluarga citrus. Teksturnya unik juga. Gel-cream kenyal yang susah banget dipegang (ngambilnya harus pakai spatula) dan berubah mencair saat bersentuhan dengan kulit wajah.

Setelah pemakaian lebih dari seminggu, saya nggak menemukan reaksi negatif seperti breakout ataupun bruntusan. Tapi saya juga nggak menemukan visible result seperti kulit wajah menjadi lebih cerah atau semacamnya. Melembapkan sih iya banget. Saya suka tampilan kulit pagi hari saya yang kelihatan sehat kenyal tanpa residu minyak.

Bagi yang penasaran, sleeping mask Clinelle ini harganya Rp 259.000,-/60 ml, cukup pricey tapi layak dicoba.

Ada yang pakai produknya Clinelle juga untuk night skincare routine? Cerita dong pengalamanmu!

No comments

Post a Comment

Halo, terimakasih sudah mampir di JurnalSaya. Satu komentar Anda sangat berarti bagi saya.
Semua komentar dimoderasi ya. Komentar yang berisi pesan pribadi akan saya anggap spam.
Oiya, tolong jangan tinggalkan link hidup di badan komentar. Kisskiss

© Jurnal Saya
Maira Gall