Rabu, 12 Juli 2017

KESEMPATAN KEDUA BAGI SETIAP KITA

kesempatan kedua

“Everybody deserves a second chance, and maybe even a third chance, because life is too complicated to get it right the first time.”- Anonim
Bayangkan kalau nggak lulus pas ujian, lantas nggak boleh ngulang. Pilihan apa yang dipunya ? Antara di-DO atau mengundurkan diri, lalu pindah sekolah. Start over again. Berapa banyak waktu yang diperlukan untuk memulai dari awal ?


Iya kan ? Nggak adil banget kalau kita nggak diberi kesempatan kedua. Setiap orang kan bisa salah. Kalau langsung diblacklist pas pertama kali salah kasihan dong. Kita nggak tau alasan apa dibalik kesalahan pada kesempatan pertama. Lagi pula, biasanya kita lebih banyak benernya di second chance, jadi lebih baik. Karena berkaca dari kesalahan sebelumnya.

Kesempatan kedua memang bisa membuat kita melakukannya lebih baik, tapi bukan berarti lebih mudah. Sulit untuk meminta maaf, sulit juga meyakinkan kalau kita akan berhati-hati supaya nggak mengulang kesalahan yang sama.

Intinya, saya perlu kesempatan kedua, kamu juga, mereka juga.

Barang-barang kita juga.

Ingat nggak gimana kita excitednya saat pertama kali menerima sesuatu ? Entah itu sesuatu yang kita beli sendiri atau hadiah. Lama-lama perasaan excited hilang. Kalau benda itu berguna akan kita pakai, kalau nggak berguna kita biarkan berdebu di pojokan. Padahal benda itu nggak salah apa-apa. Jangan salah, benda-benda itu juga punya perasaan. Dianggurin di pojokan sendirian sakit loh. Mending dikumpulin lalu diberi kesempatan kedua : dipertemukan dengan pemilik baru.
Baca : Unboxing Sensatia Botanicals
Kenapa Preloved ?

jual beli di carousell

Kemarin saya beres-beres rak dan lemari, decluttering ceritanya. Banyak make up dan skincare yang udah waktunya dibuang. Tapi banyak juga yang layak diberikan kesempatan kedua. Ada Expert Face Brush-nya Real Technique yang saya punya dobel, beli karena laper mata dan sampai sekarang belum jadi dipakai. Ada peel off mask Zoya yang baru saya buka tapi nggak jadi saya pakai karena ternyata ada wanginya. Ada beberapa pensil alis warna coklat yang nganggur senganggur-nganggurnya karena saya emang nggak suka pakai pensil alis. Ada lip balm yang masih baru banget karena lip balm saya belum ada yang habis. Ada novel yang saya beli karena covernya bagus, tapi ternyata saya baca sedikit ceritanya terlalu ABG.

Barang-barang itu saya anggurin sekian bulan. Kasihan. Jadi saya sale aja. Siapa tau ada orang lain yang mau mengadopsi dan memakai mereka sebagaimana seharusnya.
Memang sih, kadang ada yang sungkan ya beli make up preloved ? Padahal nggak apa-apa banget loh. Asal tau kondisinya dan sellernya terpercaya, dan kita teliti, kita bisa dapat make up yang kita pengen dengan harga lebih miring. Cari seller yang punya reputasi, bandingkan sana sini. Pintar-pintar cari best deals aja sih sebenarnya.
Baca : Unboxing Poppy Dharsono Cosmetics 
Kenapa Carousell ?

menjual barang di carousell

FYI, saya jual barang-barang  tadi di Carousell. Boleh buka http://www.carousell.com/phirlyv . Gampang banget sih jualan di situ. Tinggal download aplikasinya di https://id.carousell.com/app atau search aja di Play Store buat yang pakai Android, atau di App Store buat yang pakai iOS. Setelah download, bikin akun, lengkapi profil dan unggah foto make up yang mau disale.

Saya baru tau kalau di Carousell ada fitur edit foto sebelum diunggah, jadi lebih praktis sih nggak perlu edit foto di aplikasi lain. Literally capture langsung upload. Jualannya juga gampang banget. Yang penting keterangannya dilengkapi detail supaya calon pembeli tau. Baru saya upload sebentar udah ada yang nawar. Nawar beneran yang kayak di pasar tradisional. Kalau calon buyer nawarnya sesuai tinggal klik terima tawaran. Kalau si calon buyer nawarnya kebangetan tap aja tolak tawaran. Tawar-menawar nggak pernah semudah ini.

fitur tawar menawar di carousell

Yang saya suka lagi Carousell ini aplikasinya nggak berat, kategorinya banyak banget juga. Dari sepatu sampai kamera ada. Mau cari seller lokal atau seluruh Indonesia bisa, ada fitur radius pencarian kok.


Ada yang punya pengalaman jual beli preloved di Carousell juga ? Share dong pengalaman kamu !

Kiss kiss

(ADV)

1 komentar

  1. Belum pernah pakai aplikasinya di hp. Tapi kalau lihat2 barang, pernah dan tergoda dengan harganya yang murmer.

    BalasHapus

Halo, terimakasih sudah mampir di JurnalSaya. Satu komentar Anda sangat berarti bagi saya.
Semua komentar dimoderasi ya. Komentar yang berisi pesan pribadi akan saya anggap spam.
Oiya, tolong jangan tinggalkan link hidup di badan komentar. Kisskiss

© JurnalSaya
Maira Gall