Monday, November 9, 2020

REKOMENDASI SKINCARE ROUTINE UNTUK SOBAT UMR

 

Kita suka diberi rekomendasi, doesn’t we? We love giving recommendation, either. Itu sebabnya artikel-artikel serupa “7 Rekomendasi bla bla bla …” selalu mendapat trafik tinggi. Jadi saya bikin juga. Hari ini adalah rekomendasi skincare routine untuk kamu para first jobber atau warga small town yang penghasilan sebulannya sekitaran UMR. Atau simply kamu yang membatasi budget skincare.

I mean, merawat kulit adalah hak segala bangsa. Hak ya, bukan kewajiban. Tentu produk-produk skincare seharusnya accessible yet affordable. Well, sebagian memang demikian. Saya rekap sebagiannya. Tentu yang sudah pernah saya coba dan cocok di kulit saya. Dan harganya di kisaran Rp 50.000,- and under. Mantap kan, di mana lagi nemu rekomendasi skincare di bawah 50 ribu?

First Cleanser

Fungsinya menghapus makeup. Jenis first cleanser di pasaran banyak sekali; oil, balm, milk, biphase, dan micellar water. Semua first cleanser efektif menghapus makeup & sisa skincare. Pilihanmu tentu sesuai preferensi.

Rekomendasi saya: Fanbo Cleansing Balm, Emina Traceless Cleansing Oil, Viva Cleansing Milk.

Baca: Review Fanbo Cleansing Balm

Saya ingat pernah lumayan suka Emina Traceless Oil Cleanser. Tapi waktu itu nggak sempat saya review. Next time kalau repurchase mungkin saya sempatkan tulis review-nya. Seingat saya cukup nyaman digunakan. Bisa menghapus makeup dan kotoran dalam sekali usap. Gampang dibilas dengan air biasa tanpa washlap.

Saya juga ingat suka Viva Cleansing Milk hampir semua varian. Efektif menghapus makeup dan harganya sangat terjangkau. Bisa dibilas dengan air tanpa washlap (saya nggak suka pakai cleansing milk dengan kapas). Minus-nya hanya butuh makeup remover lain untuk maskara.

Second Cleansers

Atau sabun cuci muka. Di pasaran disebutnya facial wash, facial foam, cleansing foam, facial cleanser, banyak sih. Ada yang dinamai cream cleanser, micellar foam, cleansing gel, macem-macem terserah brand. Pokoknya yang dipakai buat membasuh wajah lalu dibilas, biasanya berbusa walau sedikit.

Sesuai namanya, second cleanser digunakan setelah membersihkan makeup. Selain untuk menghapus sisa makeup supaya tuntas, second cleanser juga bertugas membersihkan residu first cleanser yang masih tertinggal di kulit.

Rekomendasi saya: Biore Facial Foam Mild Smooth, Himalaya Moisturizing Aloe Vera Face Wash, Shylas Factory Honey Soap.

Facial wash Biore itu klasik ya itungannya. Saya pakai dulu banget sebelum jadi blogger, repurchase berkali-kali. Dan saya ingat dia nggak bikin kulit wajah kering setelah cuci muka.

Himalaya Moisturizing Aloe Vera Face Wash ini yang sekarang sedang saya gunakan sehari-hari. Gentle dan nggak bikin kulit kesat. Dia nggak berbusa banyak. Sayang ada wanginya, dan cukup mengganggu pas pertama kali nyoba. Lama-lama dah biasa.

Shylas Factory Honey Soap ini sabun cair buat badan sih harusnya. Saya sok ide buat muka karena suka kandungan honey-nya. Ternyata oke. Gentle dan nggak bikin kulit wajah kesat. Bahkan kulit saya licin setelah cuci muka. Susah nemu sabun cuci muka yang ngasih after wash licin di range harga di bawah 50 ribu.

Selain Honey Soap, saya juga suka oat soap-nya Shylas Factory (dan The Body Heart). Gentle dan works well saat kulit saya breakout.

Baca: Shylas Factory Oat Soap

Toner

Pertanyaan yang saya bosen dengernya: emang harus ya pakai toner? Tentu saja nggak harus. Pakai skincare aja nggak wajib kok. Bebas. Itu kan kulitmu sendiri. Saya siapa mengharus-haruskan ya kan?

Saya sendiri selalu pakai toner setelah cuci muka. Untuk mengembalikan ph kulit. Supaya kulit lebih siap untuk step skincare berikutya. Tentu yang saya maksud di sini hydrating toner ya.

Rekomendasi toner oke dari saya: Hada Labo Gokujyun Ultimate Moisturizing Lotion (yang garis oranye), Wardah Pore Tightening Toner, The Body Heart Rosemary, Everpure Rose Water.

Hada Labo: salah satu penolong saat kulit saya breakout berbulan-bulan. Bagus banget no debat.

Wardah: refreshing. Adem nyes dipakainya. Seingat saya nggak ada alkohol denatnya (sebelum beli saya baca dulu daftar komposisinya, as always).

The Body Heart Rosemary dan Everpure Rose Water: reguler rose water aja sih, kemasannya spray. Versatile. Bisa jadi opsi toner harga murah.

Baca: Skincare Routine untuk Kulit Acne Prone

Moisturizer

Sebenarnya banyak sekali produk moisturizer bagus yang harganya terjangkau. Jadi kayaknya nggak ada alasan ya untuk nggak pakai moisturizer.

Rekomendasi dari saya: Hada Labo Gokujyun Ultimate Moisturizing Milk, Wardah Renew You Night Cream (kemasan 17 ml), Shylas Factory Kaila Face Oil for Oily Acne Prone Skin.

Hada Labo: klasik, legend, nggak pakai mikir, no debat.

Wardah: krimnya soft, bisa dipakai pagi juga, lembapnya dapet banget.

Shylas Factory Kaila: best-cheapest face oil sejauh ini.

Baca: Review Shylas Factory Face Oil untuk Kulit Acne-Prone

Sunscreen

Rekomendasi sunscreen bagus yang masuk di kategori range harga di bawah 50 ribuan dari saya cuma satu: Skin Aqua UV Mild Milk SPF 25.

Saya pernah coba yang SPF 50, breakout. Merek lain di range harga sama? Belum ketemu yang cocok.

Baca: Sunscreen untuk Kulit Sensitif

Treatment

Ini termasuk serum, acne spot treatment, masker, dan exfoliator. Saya jadiin satu aja di kategori treatment karena bukan termasuk basic skincare dan nggak semua kulit butuh.

Rekomendasi saya untuk acne spot treatment: Fanbo Acne Gel.

Serum: Acne Serum punya Scarlett Whitening.

Baca: Review Scarlett Whitening Acne Serum

Masker: Viva powder bengkoang, Haple tea tree, sheet mask Guardian.

Exfoliator: Althea A’Bloom BHA Blackhead Blaster

Baca: Review Althea A’Bloom Skincare Review

Hope this helps ya. Kalau kamu punya rekomendasi sejenis, drop di kolom komen!

No comments

Post a Comment

Halo, terimakasih sudah mampir di JurnalSaya. Satu komentar Anda sangat berarti bagi saya.
Semua komentar dimoderasi ya. Komentar yang berisi pesan pribadi akan saya anggap spam.
Oiya, tolong jangan tinggalkan link hidup di badan komentar. Kisskiss

© Jurnal Saya
Maira Gall