Monday, September 23, 2019

REVIEW : THE PLANT BASE NATURAL CLEANSING FOAM & WHITE TRUFFLE TURN OVER PEELING



Selama hampir dua minggu belakangan, saya sedang mencoba 2 produk skin care baru. Face wash dan peeling gel dari brand The Plant Base. Baru pertama kali dengar brand tersebut? Sama. Saya juga baru tahu pas ada tawaran mencoba produk dari Clozette Indonesia.


The Plant Base Nature Solution Natural Cleansing Foam


Nama lengkap produknya panjang banget. Singkatnya sih, ini face wash. Harga retailnya Rp 266.000,-/120 ml. Pricey? Iya sih, tapi range harga segini cukup terjangkau untuk produk asal Korea.


Ingredients: Bambusa Vulgaris Extract (28,15%), Glycerin, Palmitic Acid, Water, Stearic Acid, Lauric Acid, Myristic Acid, Potassium Hydroxide, Cocamidopropyl Betaine, Methyl Gluceth-20, Lauramide Dea, Glyceryl Stearate, Peg-100 Stearate, Synthetic Beeswax, Citrus Grandis (Grapefruit) Peel Oil, Allantoin, Diospyros Kaki Leaf Extract, Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract, Opuntia Coccinellifera Fruit Extract, Monus Alba Bark Extract, Butylene Glycol, Disodium Edta, Citrus Aurantium Dulcis (Orange) Oil, Citrus Aurantium Bergamia (Bergamot) Fruit Oil, Citrus Aurantium Dulcis (Orange) Peel Oil, Citrus Limon (Lemon) Peel Oil, Lavandula Angustifolia (Lavender) Oil, Cedrus Atlantica Bark Oil, Lavandula Angustifolia (Lavender) Flower Water, Centaurea Cyanus Flower Water, Angelica Archangelica Root Water, Olea Europaea (Olive) Fruit Oil, Camellia Sinensis Leaf Extract, Citrus Aurantifolia (Lime) Oil, Pelargonium Graveolens Flower Oil, Santalum Album (Sandalwood) Oil, Litsea Cubeba Fruit Oil, Salvia Sclarea (Clary) Oil, Elettaria Cardamomum Seed Oil, Cananga Odorata Flower Oil.

Wow, daftar komposisinya panjang sekali. Ekstrak bambu sebagai base. Ditambah a long list of ekstrak tanaman dan kombinasi beberapa jenis surfaktan bikin face wash The Plant Base ini seems advanced.
Baca: Cara Saya Pilih Skincare
Cleansing foam dari The Plant Base ini diformulasikan dengan patented ingredients yang dinamakan INFLAX™ yang terdiri dari ekstrak Morus Alba Bark (murbei putih), Opuntia Coccinellifera (sejenis kaktus), Licorice, serta Persimmon leaf. Fungsinya sebagai soothing agent dan anti oksidan.


Itu saja? Enggak dong. Saya enggak nemu alkohol denat maupun ingredients yang enggak perlu (seperti pewangi maupun pewarna). Untuk preservative, The Plant Base menggunakan kombinasi glicerin dan anti oksidan di cleansing foam ini.


Sekarang, mari bicara soal isi produk. Sediaan The Plant Base Nature Solution Natural Cleansing Foam berupa krim padat-lembut. Saat dipegang terasa kaya dan gentle sekaligus. Saat dicampur air, busanya enggak meriah. Ada wanginya, seperti campuran tumbuh-tumbuhan segar.
Baca: Review Sensatia Botanicals Cream Cleanser
Di box tertulis cara penggunaannya. Aplikasikan saja ke seluruh wajah lalu bilas dengan air hangat. Sayangnya menurut pengalaman sebelumnya, air hangat bukan teman baik kulit wajah saya. Jadi saya bilas pakai air suhu ruang.

Sampai tulisan ini dipublikasikan, saya menggunakan face wash The Plant Base ini setiap hari pada pagi (sebagai morning cleanser) dan malam hari (di step second cleanser). Saya enggak ada keluhan sama sekali. Face wash ini bekerja dengan baik dalam membersihkan kulit wajah. Enggak meninggalkan rasa kesat sehabis cuci muka, meskipun enggak meninggalkan rasa licin juga.

Jadi saya akan pakai terus face wash dari The Plant Base ini sebagai face wash.

The Plant Base White Truffle Turn Over Peeling


Produk keduanya adalah peeling gel dengan ekstrak ginseng, selulosa, dan biji aprikot seharga Rp 277.000,-/50 ml. Ini saya excited banget nyobainnya karena dulu pernah pakai peeling gel dan hasilnya oke.


Ingredients: Panax Ginseng Root Extract (81,55%), Cellulose, Propylene Glycol, Sodium Hyaluronate, Betaine, Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract, Phenoxyethanol, Carbomer, Triethanolamine, Butylene Glycol, 1,2 Hexanediol, Water, Caprylil Glycol, Glycerin, Prunus Armeniaca (Apricot) Seed Powder, Tuber Magnatum (White Truffle) Extract, Polyglyceryl-10 Laurate, Polyglyceryl-10 Myristate, Illicium Verum (Anise) Fruit Extract, Propanediol, Xanthan Gum, Thuja Orientalis Leaf Extract, Zanthoxylum Piperitum Fruit Extraxt, Polygorium Cuspidatum Root Extract, Mentha Piperita (Peppermint) Oil, Disodium Edta, Zea Mays (Corn) Starch, Diospyros Kaki Leaf Extract, Opuntia Coccinellifera Fruit Extract, Morus Alba Bark Extract, Scutellaria Baicalensis Root Extract, Leuconostoc/Radish Root Ferment Filtrate, Ethylhexylglycerin, Caffeine, Panax Ginseng Callus Culture Extract.

Menarik sekali di urutan pertama ada ekstrak ginseng. Pantas saja aroma rempah bernuansa hangat mirip balsam tercium sangat dominan. Panas enggak tuh di muka? Enggak. Tapi ada sensasi tingling sekilas di pemakaian pertama.

Ekstrak ginseng dikenal dapat membantu mencerahkan kulit. Bagus untuk kulit sensitif dan berminyak karena mampu menyeimbangkan kadar minyak di kulit. Kandungan antioksidan yang tinggi di dalamnya juga bagus untuk anti-aging.


Sama seperti face wash-nya, peeling gel dari The Plant Base ini juga mengandung ingredients eksklusif yang dipatenkan. Ada INFLAX™ (keterangan sama dengan di produk face wash) dan RESMELIN™ (terdiri dari Complex Of Arbor Vitae dan Zanthoxylum Piperitum fruit) yang membantu mencerahkan kulit dengan cara menghambat aktifitas melanosom (jaringan berisi melanin).

Exfoliant di sini ada apricot seed powder dan corn starch. Jadi ini sebetulnya sejenis face scrub gitu.
Baca: Review Avoskin Miraculous Serum
Meskipun The Plant Base menyebut White Truffle Turn Over Peeling ini sebagai peeling gel, isi produknya lebih menyerupai lotion yang light dan runny. Ada butiran kasar dari bubuk biji aprikot.


Saya pakai The Plant Base peeling gel ini 2x seminggu tanpa pakai exfoliant lain, physical maupun chemical. Jadi beneran pakai ini saja untuk lihat hasilnya. Saya pakai di kulit yang kering sehabis cuci muka. Kira-kira ½ sendok teh untuk semuka. Saya ratakan dulu, lalu pijat pelan selama 1-2 menit. Kemudian bilas dengan air keran. Di petunjuknya bilas pakai air hangat sih.

Hasilnya oke. Bubuk biji aprikot di dalam produk enggak terasa kasar sampai menyakiti kulit. Cukup gentle. Setelah dibilas, kulit wajah saya terasa halus. Paginya, kelihatan sedikit lebih cerah.
Baca: Clinelle Purifying Series Review
Tentang The Plant Base


The Plant Base adalah brand perawatan kulit yang menggunakan bahan-bahan alami dari Korea tanpa menggunakan senyawa kimia berbahaya. Harganya cukup oke untuk produk asli Korea dengan formulasi yang cakep.


Alih-alih menggunakan base air, The Plant Base memilih plant extract sebagai komposisi utama di dua produk yang sudah saya coba.


The Plant Base juga mengantongi sertifikasi GMP ISO 22716, dermatologically tested, animal testing free, serta menggunakan Ecocert certified ingredients untuk sebagian plant extract-nya.
Baca: Review Lanka Argan Oil
Sekarang ini di Indonesia, produk-produk The Plant Base tersedia secara ekskusif di Salubritas. Untuk yang belum tahu, Salubritas adalah e-commerce dengan sistem profit sharing untuk membernya. Register di https://www.salubritas.id/member/registrasi.html dan masukkan kode referal ID1132561. Nanti kamu akan mendapat kode referalmu sendiri yang akan aktif setelah kamu mencoba berbelanja. Kemudian, bagikan kode referal milikmu ke teman-teman supaya kamu dapat komisi dari belanjaan mereka. Cuan adalah koentji.

Ada yang sudah coba produk skin care dari The Plant Base? Cerita dong!

No comments

Post a Comment

Halo, terimakasih sudah mampir di JurnalSaya. Satu komentar Anda sangat berarti bagi saya.
Semua komentar dimoderasi ya. Komentar yang berisi pesan pribadi akan saya anggap spam.
Oiya, tolong jangan tinggalkan link hidup di badan komentar. Kisskiss

© Jurnal Saya
Maira Gall