Thursday, February 21, 2019

MENCOBA AVOSKIN MIRACULOUS REFINING SERUM SELAMA 4 MINGGU


Akhirnya saya merasakan juga glowingnya pakai chemical exfoliant. Akhir Januari lalu, beauty community kesayangan, Beautiesquad dan brand lokal asal Jogja, Avoskin mengirimi saya acid serum Avoskin. Dengan tajuk Miraculous Refining Serum, Avoskin menargetkan serumnya dapat bekerja memperbaiki kulit secara luar biasa.

Detail


Avoskin mengemas serum terbarunya dalam botol kaca gelap dengan tutup pipet. Baik botol maupun boxnya berwarna wine/coklat keunguan gelap. Seems luxurious. Tapi Avoskin emang enggak pernah bercanda sih soal packaging. Sayang, punya saya boxnya penyok di pengiriman.
Baca: Review Avoskin Ultra Brightening Cream
Di boksnya, tertulis informasi-informasi penting. Ada ingredients, cara penggunaan, peringatan, PAO, serta manufacturer. Hanya saja informasinya kurang lengkap bagi awam. Enggak ada anjuran untuk menggunakan produk seminggu 2x saja untuk yang baru nyoba chemical exfoliant.


Seandainya saya bukan beauty enthusiast, saya akan tertarik membeli acid serum Avoskin ini karena ada tulisan persen-persen AHA BHA. Kan skincare beginian lagi hype. Ditambah ada klaim bisa mencerahkan warna kulit, memudarkan flek, mengecilkan pori-pori, sekaligus melembapkan kulit. Kan promising sekali.

Seandainya saya bukan beauty enthusiast, saya akan pakai serum barunya Avoskin ini setiap hari, dua kali sehari, selama seminggu sebelum kulit bruntusan karena over exfoliated, kemudian menyalahkan si serum. Kemudian ngomel di kolom komentar official Instagram Avoskin.

Namun nampaknya Avoskin Miraculous Refining Serum ini memang dibuat untuk para beauty enthusiast yang sudah kenal skincare di level advanced.

In case ada yang belum tahu apa itu acid serum. Skincare bernama acid serum adalah konsentrat berisikan chemical exfoliant yang fungsi utamanya mengeksfoliasi kulit. Chemical exfoliant ini bisa berupa AHA, BHA, atau PHA. Acid serumnya Avoskin pakai AHA dan BHA. Efeknya peeling, mengelupas sel kulit mati dan mempercepat regenerasi sel kulit berikutnya.

Umumnya, acid serum atau chemical exfoliant apapun enggak disarankan dipakai tiap hari. Nanti bisa over exfoliated sehingga merusak skin barrier. Akibatnya breakout enggak kelar-kelar, kulit over sensitif, gampang teriritasi.

Ingredients


Water, Propylene Glycol, Glycolic Acid, Niacinamide, Salicylic Acid, Butylene Glycol, Amylopectin, Xanthan Gum, Dextrin, Chamomilla Recucita (Matricaria) Flower Extract, Aloe Barbadensis Leaf Juice, Fucus Vesiculosus Extract, Rubus Idaeus (Raspberry) Fruit Extract, Acer Saccharum (Sugar Maple) Extract, Portulaca Oleracea Extract, Hydroxypropyl Bisstearamide Mea, Polyglutamic Acid, Tetrasodium Edta, Sodium Hydroxymethylglycinate, Triethanolamine, Dipropylene Glycol, Behenyl Alcohol, Ceteareth-20, Cholesteryl Isostearate, Tricaprylin, Cetearyl Alcohol, Squalane, Cholesterol, Stearic Acid, Dimethicone, Phenoxyethanol.

Key ingredients dari exfoliator serum Avoskin ini adalah 10% AHA (glycolic acid), 3% BHA (salycilic acid), 2% niacinamide, ceramide, aloe vera, dan raspberry.

Di atas kertas, exfoliating serum lokal ini enggak bikin kulit dehidrasi karena ada beberapa emollient dan beberapa humektan. Enggak bikin kulit iritasi juga karena ada skin soothing ingredients seperti aloe vera, chamomile, dan bladderwrack.

Tapi balik lagi, tergantung jenis dan kondisi kulit masing-masing. Kemungkinan iritasi dan dehidrasi selalu ada. Terutama bagi acid beginner (orang-orang yang belum pernah melakukan chemical exfoliating) seperti saya. Selalu lakukan patch test sebelum nyoba.
Baca: Enggak Cocok Pakai Avoskin PHTE
How I Use


Saya hanya pakai di malam hari dan enggak setiap hari. Cukup 1 dropper buat semuka plus leher. Saya sempat nyoba pakai Avoskin Miraculous Serum di bare skin (langsung sehabis cuci muka) maupun setelah hydrating toner. Buat saya, setelah hydrating toner lebih nyaman.

Saya selalu mengaplikasikan beberapa layer hydrating toner dan centella asiatica extract sehabis memakai si acid serum Avoskin. Saya juga pakai soothing gel yang tanpa alkohol setelah itu.
Baca: 10 Skincare Best Buy dari Althea
Berhubung tekstur exfoliator serum Avoskin ini cukup lightweight (cairan sewarna putih susu dengan konsistensi sewajarnya serum), jadi tetap nyaman dilapis berbagai skincare. Si serum sendiri juga cepat meresap sehingga saya enggak perlu menunggu untuk aplikasi step skincare berikutnya.


Progress

Sebelum memakai Avoskin Miraculous Refining Serum, kondisi kulit saya normal, kelihatan lelah, ada 1 acne yang enggak meradang di dahi, ada PIH di pipi kanan dan kiri, serta tekstur kulit enggak rata. Concern saya ke PIH.


Week 1

Saya pakai acid serum Avoskin satu kali dalam rentang waktu seminggu. Urutan pemakaian: setelah double cleansing-hydrating toner-Miraculous Serum-centella asiatica extract 2 dropper-tiga layer hydrating toner-soothing gel.

Sesaat setelah mengaplikasikan acid serum, kulit saya terasa gatal & tingling. Setelah step soothing gel, sensasi gatalnya jauh berkurang.

Pagi harinya, kulit saya glowing dong. The glow is real beneran. Tapi sayang kulit saya terasa slightly kering. Sementara pada PIH, enggak terjadi perubahan. Acne di dahi mulai kering.

Week 2

Saya pakai dua malam berturut-turut dengan regime yang sama persis. Urutannya: sehabis double cleansing-serum Avoskin-centella asiatica extract-tiga layer hydrating toner-soothing gel.

Rasa gatal dan cekit-cekit/efek tingling exfoliator serum berlangsung sampai 30 menit sesudah aplikasi.

Pagi hari setelah pemakaian 2 malam berturut-turut, kulit saya terlihat glowing-matte. Nampak shiny tapi redup. Kalau dipegang terasa alus banget tapi enggak kenyal. Ada rasa kencang. Efek kulit lelah-kusam enggak kelihatan. PIH enggak berubah.


Week 3

Di pekan ketiga, saya pakai tiga kali. Hari Selasa dan Rabu saya kembali mengaplikasikan hydrating toner sebelum acid serum Avoskin dan menambahkan face oil di step terakhir setelah soothing gel. Sensasi tingling udah enggak terasa. Hari Kamis pagi, kulit saya glowing tanpa terasa ketarik.

Hari Jumat saya pakai serum Avoskin lagi. Kali ini aplikasinya langsung ke bare skin (tanpa hydrating toner sebelumnya) tapi di step terakhir masih pakai face oil. Sensasi tingling kembali lagi. Sabtu pagi, meskipun kalau dipegang kulit saya terasa sehalus pantat bayi, tapi kelihatan ada kemerahan di pipi.

Week 4

Di pekan terakhir percobaan menggunakan Avoskin Miraculous Refining Serum, saya pakai 2 kali saja pada hari Minggu dan Selasa. Saya main aman dengan skincare regime seperti di minggu pertama, plus face oil di step terakhir. Sensasi tingling dan rasa pedas di mata masih sedikit terasa.

Hari Rabu pagi, kulit saya terlihat kemerahan lagi. Meskipun begitu, efek glowing dan tekstur sehalus pipi bayinya saya suka. Sementara bekas jerawat di pipi enggak ada perubahan sama sekali.

Performa


Selama 4 minggu pemakaian, yang paling saya notice adalah glow di kulit dan tekstur kulit yang senantiasa membaik. Halus sehalus-halusnya saat dipegang. Sementara untuk hiperpigmentasi di kulit, acid serum Avoskin enggak berbuat banyak.

Konsentrasi chemical exfoliant yang relatif tinggi menjadikan Avoskin Miraculous Refining Serum ini cukup tricky pemakaiannya. Di awal percobaan, saya tergoda untuk pakai si acid serum setiap hari. Untung inget riwayat over eksfoliasi yang pernah saya alami. Hahaha.
Baca: Oat Soap untuk Kulit Over Eksfoliasi
Over all, menurut saya serum Avoskin ini worth to purchase beneran. Tapi ya enggak ngasih the miracle for skin juga.

Ada yang udah nyobain serum terbarunya Avoskin juga? Atau punya chemical exfoliant yang udah repurchased berkali-kali? Share dong pengalaman kalian!

Avoskin: Website | Instagram | Facebook Page

No comments

Post a Comment

Halo, terimakasih sudah mampir di JurnalSaya. Satu komentar Anda sangat berarti bagi saya.
Semua komentar dimoderasi ya. Komentar yang berisi pesan pribadi akan saya anggap spam.
Oiya, tolong jangan tinggalkan link hidup di badan komentar. Kisskiss

© Jurnal Saya
Maira Gall