Monday, July 6, 2020

SEBULAN PAKAI AVOSKIN MIRACULOUS RETINOL AMPOULE

Beauty resolution tahun 2020 terpenuhi! Akhirnya saya nyobain retinol. Telat banget nggak sih udah mau 30 baru pake retinol? Tapi bodo amat sih mau telat juga wqwq. Retinol pertama saya adalah Avoskin Miraculous Retinol Ampoule. Saya punya pengalaman bagus sama acid serumnya, itulah sebabnya saya excited nyobain retinolnya.

Baca: Penggunaan Avoskin Miraculous Refining Serum Selama 4 Minggu

Sampai tulisan ini di-publish, saya sudah rutin menggunakan retinol serum Avoskin selama sekitar 1,5 bulan. Tapi di sini saya catat perkembangannya sampai 4 minggu saja. Well, catatan saya pendek banget sih karena hampir nggak ada perubahan yang visible.


Selama Pemakaian


Week 1 (25-31 Mei): Saya pakai 2 hari sekali di malam hari, 1-2 dropper untuk wajah dan leher. Urutan regime-nya mulai dari toner-serum retinol-toner-moisturizer. Nggak ada rasa cekit-cekit. Paginya kulit saya biasa aja. Seperti nggak terjadi apa-apa.


Week 2 (1-7 Juni): Karena gemas nggak ada efek apapun, di minggu kedua saya pakai Avoskin Miraculous Retinol Serum setiap hari dengan urutan skincare routine nggak berubah. Di tengah minggu, kulit mulai terasa kencang dan lebih matte. Saat pemakaian pun jadi ada sensasi tingling. Kemudian di siang hari terlihat kulit saya kemerahan dan kadang gatal.

Baca: Skincare Routine Selama Musim WFH

Week 3 (8-14 Juni): Saya mengurangi frekuensi pemakaian retinol pada minggu ketiga. Kembali lagi ke dua hari sekali. Skincare routine kali ini ditambah satu hydrating serum sebelum moisturizer. Kulit saya sudah nggak terasa tight, sudah nggak gatal, tapi kemerahan masih terlihat di siang hari. Dan muncul cyst acne di tengah minggu.


Week 4 (15-21 Juni): Lanjut frekuensi pakai serum retinol Avoskin dua hari sekali. Skincare routine masih sama. Jerawat nggak diapa-apain (nggak pakai acne patch atau acne gel), tiga hari udah kempes. Tinggal bekasnya.


Hasil: Kalau dilihat di foto, nggak kelihatan ada perubahan di kulit saya ya? Yang paling terasa sih tekstur kulit jadi lebih halus dan jadi less berminyak. Kalau ada jerawat jadi cepet kempes. Kemudian yang saya ngeh baru-baru ini, garis senyum saya sedikit -sedikit sekali- memudar.


Detail Produk

Ingredients: Water, Propylene Glycol, Glycerin, Phenoxyethanol, Carbomer, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Caprylic/Capric Triglyceride, Camellia Sinensis (Green Tea) Leaf Extract, Methyl Metracylate Crosspolymer, Polyglutamic Acid, Tetrasodium EDTA, Retinol, Hydrogenated Lecithin, Ethylhexylglycerin, Cholesterol, Biosaccharide Gum-1, Tocopheryl Acetate, Rubus Idaeus (Raspberry) Fruit Extract, BHT, Punica Granatum (Pomegranate) Fruit Extract, Butylene Glycol, Phaseolus Radiatus (Mungbean) Seed Extract, BHA, Avena Sativa (Oat) Meal Extract, Palmitoyl Hexapeptide-12.


Yang saya highlight warna abu-abu itu merupakan komponen Actosome Retinol yang digadang-gadang sebagai pembeda Avoskin Miraculous Retinol Ampoule dibandingkan serum retinol merek lain. Memangnya merek lain pakai retinol model apa? Saya nggak tahu semua sih, tapi beberapa retinol serum yang saya cek ingredients-nya sebelum nulis ini ada yang pakai Encapsulated Retinol, retinyl palmitate, atau Liposome Retinol. Saya belum nemu yang isinya water + retinol aja sih wqwqwq.


Actosome Retinol= glycerin + retynil palmitate + mungbean extract + hydrogenated lecithin + cholesterol.

Liposome Retinol= water + phospholipids (glycerol + fatty acid + phosphate, misalnya lecithin) + retinol.

Retinyl palmitate= retinol + fatty acid/palmitic acid.

Encapsulated Retinol= retinol + skin barrier-loving ingredients sebagai delivery agent (misalnya ceramide, polymer, silicon, etc).


Si Actosome Retinol ini konon lebih stabil formulanya dan less irritating. Ada persen-persenannya dibanding retinol model lain. Kalau penasaran, kamu cari di website-nya Avoskin aja.


Sedangkan yang saya highlight warna kuning merupakan star ingredient yang dijual Avoskin Miraculous Retinol Ampoule (minus Retinol yang highlight-nya warna abu). Masing-masing ingredient punya benefit yang melengkapi kerja retinol.

Baca: Review Avoskin Ultra Brightening Cream

Klaim: “Ampoule dengan kandungan aktif Retinol, Vitamin E, ekstrak buah pomegranate, dan ekstrak green tea yang bekerja optimal untuk memacu regenerasi sel kulit baru sehingga meningkatkan produksi kolagen alami pada kulit. Berfungsi untuk menyamarkan garis halus, menjaga kekenyalan kulit, dan membantu mencerahkan kulit.”


Harga: Rp 229.000,-/30 ml, pas diskon akan lebih murah tapi nggak tahu kapan.


Saran penggunaan: Diaplikasikan pada kulit bersih pada malam hari. Gunakan sunscreen esok paginya. Dianjurkan pakai retinol tonernya sekalian tapi kalau kamu retinol virgin ya cobainnya satu-satu dulu aja.

Tekstur dan aroma: Nggak ada aromanya. Tekstur sediaan berupa cairan kental warna putih. Kelihatan di gambar.

Baca: Review Avoskin PHTE

Simpulan


Avoskin Miraculos Retinol Ampoule ini cukup friendly untuk kaum retinol virgin dan pemilik kulit sensitif. Kandungan retinolnya 0.09% termasuk kategori moderate-strenght ya, kalau kata website-nya Paula’s Choice. Namun dengan formulasi sedemikian rupa, riwayat skincare routine, serta kondisi kulit saya yang sekarang, serum retinol lokal ini jatuhnya mild.


Jujur tadinya saya expect hasil serum retinol Avoskin akan sesignifikan acid serumnya. Well, mari kita lihat lagi sampai serumnya habis. Akan ada improvement di kulit saya apa nggak.


Yang udah pernah pakai retinol serum atau yang sedang berencana pakai, boleh dong share pengalaman!


3 comments

  1. Kujuga belom pernah pakai retinol nihh, masih kudu sabar sampe selesai nyusui. Banyak yg blg bagus bgt si avoskin iniii

    ReplyDelete
  2. Belum pernah pakai retinol dan sangat ingin mencoba pakai retionol rutin sebelum 30 tahun :D semoga kesampaian. Lagi cari-cari rekomendasi produk yang cocok.

    ReplyDelete
  3. Ka, boleh bikin jurnal lanjutan tentang product ini? Setelah lebih sebulan hasilnya gimana ka? Penasaran banget. Ragu antara coba tonernya dulu atau langsung ampule nya. Karena belum bisa beli barengan hehe.

    ReplyDelete

Halo, terimakasih sudah mampir di JurnalSaya. Satu komentar Anda sangat berarti bagi saya.
Semua komentar dimoderasi ya. Komentar yang berisi pesan pribadi akan saya anggap spam.
Oiya, tolong jangan tinggalkan link hidup di badan komentar. Kisskiss

© Jurnal Saya
Maira Gall