Monday, August 17, 2020

REVIEW PEMAKAIAN AVOSKIN ULTRA BRIGHTENING CREAM NEW FORMULA

 

review avoskin ultra brightening cream new formula

Kulit wajah saya sedang bagus-bagusnya sekarang. Hydrated, nggak ada jerawat meskipun saat PMS, bekas jerawat yang kecoklatan sudah banyak memudar, bercahaya dari dalam seperti orang yang sedang falling in love with the people who loves them back. Tentu hal ini nggak didapat secara instan, melainkan melalui berbagai trial and error berbagai skincare regime.

Perbedaan kondisi kulit saya yang sekarang kelihatan jelas kalau dibandingkan dengan foto-foto bare skin saya tahun lalu. Saya ngehnya juga karena baca-baca blog lama. Ternyata berguna banget buat lihat progress skincare. Jadi mulai sekarang, mari kita lampirkan foto before-after di setiap review produk skincare.

Baca: Review Avoskin Ultra Brightening Cream Formula Lama

Kali ini saya share review Avoskin Ultra Brightening Cream yang sudah saya pakai sekitar dua mingguan. Kalau kamu jeli, mungkin kamu akan bertanya-tanya ngapain saya review Avoskin UBC lagi, kan sudah pernah dua tahun lalu. Well, yang ini formula baru. Thank’s to Beautiesquad, untuk kesempatannya membanding-bandingkan.

Details

krim pencerah avoskin

Klaim: Manfaat utamanya brightening. Maksudnya mengembalikan rona alami kulit sesuai skin tone, bukannya memutihkan. Selain itu, Avoskin Ultra Brightening Cream formula baru berfungsi sebagai produk anti-aging yang menunda timbulnya tanda-tanda penuaan dini pada kulit.


ingredients avoskin ultra brightening cream

Ingredients: Water, Caprylic/Capric Triglyceride, Alpha-Arbutin, Glycerin, Diheptyl Succinate (and) Capryloyl Glycerin/Sebacic Acid Copolymer, Pentylene Glycol, Butyrospermum Parkii Butter (Shea Butter), Squalane, Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, Propanediol, 1,2-Hexanediol, Propylene Glycol, Anthemis Nobilis (Chamomile) Flower Oil, Glycyrrhiza Uralensis (Licorice) Root Extract, Sodium Hydroxide, Methyl Methacrylate Crosspolymer, Retinol, Hydrogenated Lecithin, Cholesterol, BHT, Tocopheryl Acetate, Phaseolus Radiatus Seed Extract, BHA, Avena Sativa (Oat) Meal Extract.

Highlight warna kuning itu star ingredient Avoskin Ultra Brightening Cream new formula. Ada 3% alpha arbutin, ekstrak chamomile, dan 0.5% actosome retinol (komponennya highlighted warna abu-abu). Highlight hijau merupakan komposisi pendukung.

Baca: Pemakaian Avoskin Miraculous Retinol Ampoule Selama Sebulan

Kombinasi alpha arbutin dan licorice extract didesain untuk memudarkan noda dan mengembalikan kecerahan kulit. Actosome retinol dan Vitamin E bekerja menghambat munculnya tanda-tanda penuaan. Chamomile dan ekstrak oatmeal ditambahkan supaya produk lebih ramah terhadap kulit sensitif.



Tekstur: Sediaan Avoskin UBC formula baru berupa krim lembut berwarna putih tanpa aroma. Krimnya terasa rich namun nggak ada rasa greasy saat diaplikasikan ke kulit.

Harga: Rp 149.000,-/10 gr sudah ada di Shopee Official Store dan di website Avoskin.

Cara pakai: Saya menggunakan Avoskin Ultra Brightening Cream di step terakhir rutinitas skincare malam, setiap hari. Dua hari sekali saya gabungkan dengan Avoskin Miraculous Retinol Ampoule. Tentu nggak boleh skip sunscreen pagi harinya karena itu sama saja dengan bunuh diri. Ingat sifat retinol yang bikin kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari?

Apa yang Baru?

Beberapa perbedaan signifikan antara Avoskin Ultra Brightening Cream new formula dengan formula lama ada di packaging, manufacturer, formula (tentu saja!), dan performanya.



Pertama, packaging. Sepertinya Avoskin memang mendapat feedback nggak bagus soal packaging Ultra Brightening Cream lama yang ringkih sekali. Mereka meng-upgrade jadi lebih presentable. Boks luarnya berwarna plum seperti retinol dan acid serum mereka. Jar yang sekarang berwarna frosted white dengan tutup perak. Sudah nggak retak-retak.

Baca: Review Avoskin Miraculous Refining Serum

Kedua, manufacturer. Avoskin UBC formula baru dibuat oleh PT LF Beauty Indonesia. Si retinol serumnya Avoskin juga. Ini pabrik yang bikin beberapa produk beauty brand lain juga. Kalau saya lihat di website-nya sih di portofolionya ada Elizabeth Arden, Givenchy, dan beberapa nama femes lain.


Ketiga, formula yang lebih kompleks. List ingredients Avoskin Ultra Brightening Cream formula baru ini lebih panjang, lebih banyak kombinasinya, sekaligus lebih simpel. Nggak ada dedicated fragrance. Pengawetnya berupa antioksidan BHA dan BHT.

Avoskin Ultra Brightening Cream yang lama menggunakan 2% alpha arbutin. Di atas kertas, tentu yang formula baru menang.

Selain itu, komposisi yang bersifat emollient dan humektan di Avoskin UBC new formula ini lebih banyak. Ada shea butter, squalane, dan beberapa glycol. Jelas berbeda dengan formula lama yang ‘hanya’ pakai mineral oil dan amino acid derrived ingredient. Formula baru terasa lebih ‘night cream’. Saat digunakan feel-nya less silicon-y

Baca: Review Lacoco Hydrating Divine Essence

Performa

Yang paling saya rasakan dari perbedaan Avoskin Ultra Brightening Cream formula baru dan formula lama ada di daya melembapkannya. Saya nggak perlu pakai berlapis-lapis hydrator sebelum krim pencerah ini. Kalau sedang males banget, di malam hari saya hanya pakai tiga lapis hydrating toner dan Avoskin UBC saja (pas rajin: hydrating toner-retinol serum-hydrating toner-hydrating serum-eye cream-Avoskin UBC).

Baca: Simple Skincare Routine

Soal memudarkan noda bekas jerawat, saya belum bisa nulis banyak. PIH di area pipi saya memang sudah memudar sejak sebelum take foto before, dan di foto after nggak berubah jadi hilang cling. Mari kita lihat lagi sampai habis 1 jar Avoskin Ultra Brightening Cream.


Brightening effect-nya gimana? Well, jangan berharap habis pakai Avoskin UBC ini kulit mongoloid asli Indonesia milikmu akan berubah jadi sewarna kulit Seo Ye Ji ya. Krim ini tugasnya mengembalikan warna alami kulitmu, bukan ngecat jadi putih. Hasilnya lebih ke your skin but as bright as your future gitu lah. Kalau di kulit muka saya kelihatan warnanya semakin menyerupai warna kulit leher (mohon maaf yang ini nggak bisa saya lampirin fotonya).

Fitur anti aging-nya gimana? Bisa dilihat, dengan pemakaian bersama retinol ampoule, kulit saya kelihatan lebih glowing. Pas dipegang rasanya jauh lebih halus dan lebih kenyal.

Kesimpulan saya, Avoskin Ultra Brightening Cream ini worth to try terutama untuk kamu yang nyari krim malam dengan kandungan retinol (which is belakangan sedang tren) sedangkan kulitmu sensitif atau easily sensitized. Formula baru yang disebut Avoskin betulan upgrade, bukan gimmick belaka.



Saya sebenarnya masih bertanya-tanya kenapa Avoskin selalu membuat produk krim moisturizernya dalam kemasan 10 gr. Pas sih untuk eye cream. Tapi terlalu mini untuk ukuran krim muka. Lalu saya ngitung-ngitung sendiri, dengan harga sekarang, kalau dibikin kemasan regular 50 gr jatuhnya jadi tujuh ratus ribuan. Market Indonesia belum sesiap itu menerima produk lokal seharga imported skincare. Ada sih marketnya, tapi segmented sekali.

Udah sih, demikian saja review saya. Yang mau komen atau cerita tentang produk-produk Avoskin atau brightening, silakan.

1 comment

  1. ((falling in love with the people who loves them back)) glowing betul hasilnya buuk

    ReplyDelete

Halo, terimakasih sudah mampir di JurnalSaya. Satu komentar Anda sangat berarti bagi saya.
Semua komentar dimoderasi ya. Komentar yang berisi pesan pribadi akan saya anggap spam.
Oiya, tolong jangan tinggalkan link hidup di badan komentar. Kisskiss

© Jurnal Saya
Maira Gall